Kebumen, 9 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pertanian dan Pangan menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani (Poktan) se-Kabupaten Kebumen. Serah terima dilakukan secara simbolis oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, di Pendopo Kabumian, Senin (9/2/2026), disaksikan pejabat terkait serta Ketua DPRD Kebumen.
Sebanyak 104 unit alsintan diserahkan kepada 91 kelompok tani. Bantuan ini bersumber dari APBN Kementerian Pertanian Republik Indonesia Tahun Anggaran 2025 dan ditujukan untuk mendorong peningkatan produksi, produktivitas, serta efisiensi usaha tani di Kabupaten Kebumen.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan alsintan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian di daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bantuan alsintan ini diharapkan mampu meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian di Kebumen. Dengan peralatan yang lebih modern, pekerjaan petani bisa lebih efektif dan efisien,” ujar Lilis.
Adapun bantuan yang diberikan terdiri dari delapan jenis alsintan, yaitu:
Traktor roda empat: 11 unit
Traktor roda crawler: 9 unit
Traktor roda dua 8,5 PK: 8 unit
Traktor roda dua 6,5 PK: 5 unit
Traktor rotary: 11 unit
Drone pertanian: 3 unit
Pompa air 3 inci: 39 unit
Hand sprayer: 18 unit
Bupati juga menegaskan agar seluruh bantuan yang diterima dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Saya titip pesan kepada seluruh kelompok tani penerima bantuan, agar alsintan ini dirawat dengan baik, tidak hilang, tidak disalahgunakan, dan tentu saja tidak boleh diperjualbelikan,” tegasnya.
Menurutnya, pemanfaatan alsintan yang tepat juga akan mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kebumen.
“Ini bukan sekadar bantuan alat, tetapi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani kita,” tambah Lilis.
Kegiatan ditutup dengan atraksi demonstrasi penggunaan drone pertanian. Salah satu drone diterbangkan mengelilingi lapangan depan pendopo sambil menyemprotkan air sebagai simulasi penyemprotan pupuk dari udara.
Mashudi











