Purwokerto, 26 Juli 2026 – Suasana meriah ajang Speed Fest Round 2 dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Round 3 di SirkuitGOR Satria Purwokerto mendadak berubah menjadi kepanikansetelah tribun VIP yang dipenuhi penonton ambruk padaMinggu siang, 26 Juli 2026.
Puluhan penonton yang berada di atas tribun terjatuh dan salingbertumpukan. Teriakan meminta pertolongan terdengar darilokasi kejadian, sementara panitia, petugas keamanan, tenagamedis, dan masyarakat segera melakukan proses evakuasiterhadap para korban.
Berdasarkan informasi sementara, sedikitnya 58 orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Banyumas. Beberapa korban dilaporkan mengalami cedera serius, termasuk patah tulang. Data mengenai jumlah korban dan tingkat cedera masih terusdiperbarui oleh pihak berwenang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam situasi darurat tersebut, layanan ambulans Panti AsuhanHarapan Mulia turut bergerak cepat membantu proses penanganan dan evakuasi korban. Sebanyak empat unit ambulans diterjunkan menuju lokasi kejadian, yaitu:
Ambulans Hello Kitty, Ambulans Masha, Ambulans Singa, dan Ambulans Semut.
Keempat armada tersebut dikerahkan untuk membantumembawa korban yang membutuhkan penanganan medislanjutan menuju fasilitas kesehatan. Sementara itu, unit Ambulans Bernard tetap berada pada posisinya di wilayahAjibarang.
Kehadiran armada Ambulans Harapan Mulia merupakan bentukkepedulian dan komitmen kemanusiaan dalam membantumasyarakat yang mengalami keadaan darurat. Seluruh petugasberupaya memberikan pertolongan dengan cepat sertamembantu memperlancar proses evakuasi para korban.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyatakan kegiatantersebut dihentikan sementara. Pemerintah KabupatenBanyumas bersama pihak kepolisian, Ikatan Motor Indonesia, penyelenggara, dan pihak terkait akan melakukan investigasiuntuk mengetahui penyebab pasti ambruknya tribun.
Panti Asuhan Harapan Mulia menyampaikan rasa prihatin atasmusibah tersebut dan mendoakan agar seluruh korban segeramendapatkan kesembuhan. Apresiasi juga disampaikan kepadaseluruh tenaga medis, relawan, petugas keamanan, pengemudiambulans, dan masyarakat yang telah bekerja sama membantuproses evakuasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruhpenyelenggara kegiatan agar selalu memastikan keamanan dankelayakan fasilitas, khususnya tribun penonton, sehinggakejadian serupa tidak kembali terulang.
Harapan Mulia—bergerak bersama dalam pelayanan sosialdan kemanusiaan.
Ari septiana











