Mahasiswa KKN Kelompok 56 UIN Banten Disambut Hangat di Desa Wirasinga, Siap Berkolaborasi Bangun Potensi Lokal

- Editor

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Pandeglang, 10 Juli 2026 – Sebanyak 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 56 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten disambut antusias oleh jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat Desa Wirasinga, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang. Pertemuan silaturahmi ini berlangsung dalam rangka survei lokasi awal sebelum mahasiswa melaksanakan program pengabdian masyarakat selama kurang lebih 40 hari, dengan agenda kegiatan yang cukup padat sepanjang bulan Juli hingga Agustus mendatang.

Acara yang dilaksanakan pada hari Jumat tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Wirasinga beserta jajaran elemen masyarakat yang sangat lengkap. Kehadiran tokoh-tokoh tersebut meliputi Ketua RT, tokoh agama pengasuh pondok pesantren (Ustad Heri), tokoh masyarakat (Bapak Budi), perangkat desa, perwakilan pemuda atau Karang Taruna (Sdr. Fadli, Arief, Deni), hingga jajaran ibu-ibu kader penggerak desa. Kehadiran dari berbagai unsur ini menunjukkan dukungan penuh masyarakat Desa Wirasinga terhadap program KKN yang akan diselenggarakan.

Agus, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kelompok 56, menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat dari pihak desa. Dalam sambutannya, ia memaparkan beberapa potensi kolaborasi program kerja yang bisa dilaksanakan oleh mahasiswa, di antaranya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

– Pemanfaatan Teknologi Informasi (IT): Pemberdayaan mahasiswa dalam pembuatan video profil desa untuk memaksimalkan dan mempublikasikan potensi lokal desa.

– Pendampingan Sertifikasi Halal Gratis: Mahasiswa akan berkolaborasi bersama masyarakat, khususnya membantu para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) rumahan yang memproduksi opak, emping, bakso ikan, minuman, dan jajanan lainnya untuk mendapatkan sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Kepala Desa Wirasinga menyambut baik pemaparan tersebut dan menyatakan kesiapan aparat desa untuk memfasilitasi kebutuhan mahasiswa selama mengabdi, termasuk menyiapkan posko KKN di lokasi yang dinilai strategis agar mahasiswa mudah menjangkau berbagai titik kegiatan di desa. Kepala Desa juga memaparkan rekam jejak perkembangan desa yang sangat pesat, di mana pada tahun 2021 Desa Wirasinga masih berstatus desa tertinggal, namun kini sedang berproses menuju kategori desa mandiri dan desa berkembang.

“Alhamdulillah, kami kemarin menjadi Juara 1 Lomba Desa tingkat Kabupaten dan Juara 3 tingkat Provinsi Banten untuk kategori umum,” jelas Kepala Desa di hadapan para peserta.

Potensi Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Dari sisi mata pencaharian, mayoritas warga Desa Wirasinga atau sekitar 70 persen bekerja sebagai petani, sementara sisanya bekerja sebagai buruh dan guru. Struktur mata pencaharian ini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi mahasiswa KKN dalam merancang program kerja yang relevan dan tepat sasaran, terutama program yang menyentuh sektor pertanian dan UMKM rumahan.

Foto: Istimewa

Desa Wirasinga saat ini memiliki potensi ekonomi dari kegiatan UMKM pencetak opak berbahan dasar singkong dengan berbagai varian rasa. Selain itu, desa juga sedang mengembangkan program inovasi Ketahanan Pangan (Ketapang) di sektor perikanan yang bisa dipelajari serta didukung oleh para mahasiswa selama masa pengabdian.

Agenda Sosial dan Keagamaan

Selain berfokus pada pengembangan ekonomi dan teknologi, kelompok KKN 56 juga diajak untuk melebur dalam kegiatan sosial dan keagamaan warga, yang menurut warga setempat memang selalu rutin dilaksanakan. Beberapa agenda terdekat yang menanti kolaborasi mahasiswa antara lain:

– Pelaksanaan pengajian rutin mingguan warga yang diadakan setiap malam Minggu serta pengajian rutin ibu-ibu setiap hari Sabtu.

– Program sunat massal yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Selasa mendatang, sekaligus diiringi partisipasi warga dalam acara santunan anak yatim dengan tradisi arak-arakan.

– Kegiatan pengajian bulanan berupa istighosah dan syukuran dalam rangka memeriahkan peringatan HUT RI ke-81, yang akan digelar selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 17, 18, dan 19 Agustus mendatang.

Untuk memperlancar koordinasi selama masa pengabdian, mahasiswa dan perangkat desa juga sepakat membentuk grup komunikasi bersama, sehingga setiap agenda kegiatan dapat tersusun dengan rapi dan informasi dapat tersampaikan secara cepat kepada seluruh pihak yang terlibat.

Melalui sinergi kuat antara mahasiswa UIN Banten dan masyarakat Desa Wirasinga, Kepala Desa berharap akan ada banyak manfaat dan transfer pengetahuan yang dapat diserap oleh masyarakat untuk kemajuan desa ke depannya.

Dari rangkaian silaturahmi ini, ada beberapa hal yang menarik untuk dicermati. Pertama, kesiapan Desa Wirasinga jauh lebih matang dibandingkan desa-desa lokasi KKN pada umumnya. Kehadiran lengkap dari Ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, Karang Taruna, hingga kader ibu-ibu penggerak desa dalam satu forum menunjukkan bahwa program KKN ini bukan sekadar formalitas, melainkan disambut sebagai peluang nyata untuk mempercepat kemajuan desa.

Kedua, pemilihan fokus program kerja terlihat cukup realistis karena berangkat dari kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar program seremonial. Pendampingan sertifikasi halal untuk UMKM opak dan produk rumahan lainnya, misalnya, berpotensi memberi dampak ekonomi yang lebih terasa dibanding program yang sifatnya hanya seremonial, karena sertifikat halal dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha kecil.

Ketiga, mengingat 70 persen warga bergantung pada sektor pertanian, akan lebih baik jika mahasiswa juga menjajaki kemungkinan program pendampingan yang bersinggungan langsung dengan pertanian atau program Ketahanan Pangan yang sudah dirintis desa, agar manfaatnya terasa bagi mayoritas warga, bukan hanya pelaku UMKM.

Terakhir, padatnya agenda sosial-keagamaan seperti pengajian rutin, sunatan massal, dan rangkaian HUT RI menjadi modal sosial yang baik bagi mahasiswa untuk membaur lebih cepat dengan warga. Namun hal ini juga menuntut manajemen waktu yang matang agar program kerja utama tetap berjalan optimal di tengah padatnya kegiatan desa.

 

Redaksi

Berita Terkait

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara
Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan
Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare
CV Satria Garuda Merah Putih Sampaikan Ucapan HUT ke-81 TNI kepada Kodim 0709/Kebumen
Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.
HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah
HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709
Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru