Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron

- Editor

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Kebumen, 7 Agustus 2026 – Tantangan sektor pertanian di wilayah pedesaan semakin kompleks seiring dengan tidak menentunya kondisi iklim dan keterbatasan siklus tanam. Di Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, para petani setempat umumnya hanya mampu mengandalkan masa panen padi satu kali saja dalam kurun waktu satu tahun. Kondisi ini kian memprihatinkan kala ancaman puso atau gagal panen melanda, yang berimbas langsung pada penurunan pendapatan ekonomi masyarakat desa.

Mencermati kondisi tersebut, Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Peniron 03 Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMOGO) Kebumen yang berkolaborasi dengan Universitas Negeri Surakarta (UNS) mengambil inisiatif. Mereka menghadirkan solusi berupa program pemberdayaan masyarakat berbasis pemanfaatan limbah pertanian setempat, yakni pengolahan sekam padi menjadi briket bahan bakar energi alternatif.

Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Peniron pada Jumat (17/7/2026) ini berlangsung interaktif. Pelatihan pembuatan briket sekam padi diselenggarakan dengan menyasar jajaran ibu-ibu Penggerak PKK serta perwakilan pemuda Karang Taruna Desa Peniron.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Edukasi Pemanfaatan Limbah Selipan Padi

Tim KKN Peniron 03 UNIMOGO, menyampaikan bahwa keterbatasan wawasan pengolahan limbah menjadi salah satu faktor utama mengapa sekam padi selama ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh warga.

“Selama ini warga Desa Peniron lebih sering langsung menjual sekam padi dalam bentuk mentah ke tempat gilingan atau selipan padi dengan harga yang sangat murah. Bahkan tidak jarang limbah kulit padi tersebut dibiarkan menumpuk begitu saja. Padahal, jika diolah dengan sentuhan teknologi tepat guna yang sederhana, sekam ini memiliki nilai ekonomi dan fungsi yang jauh lebih tinggi,” ungkap Angga.

Tahapan pembuatan diawali dengan proses pengarangan, di mana sekam padi dibakar di dalam wadah penampung hingga menghitam sempurna. Setelah dingin, arang sekam dihaluskan dengan cara diuleg lalu disaring untuk mendapatkan tekstur serbuk arang yang homogen. Serbuk tersebut kemudian dicampur dengan adonan perekat alami berbahan dasar tepung kanji atau aci, sebelum akhirnya dicetak manual dan dijemur hingga kering.

Praktik Mudah: Dari Pengarangan Hingga Campuran Aci

Ibu-ibu PKK yang hadir tampak antusias menyimak setiap peragaan materi dari tim KKN UNIMOGO. Sebagai bentuk edukasi berkelanjutan dan agar warga dapat langsung mempraktikkannya secara mandiri, tim mahasiswa membagikan paket sampel briket starter-kit kepada seluruh warga yang hadir.

Paket sampel tersebut berisi sekam padi yang sudah siap bakar beserta panduan komposisi pencampuran tepung aci. Dengan begitu, warga dapat mencoba langsung proses pengulegan, pencetakan, dan pengeringan briket di rumah masing-masing.

Melalui inovasi briket sekam padi ini, tim KKN UNIMOGO berharap warga Desa Peniron tidak lagi bergantung penuh pada hasil panen padi tahunan semata. Pengolahan limbah selipan ini diproyeksikan dapat menekan pengeluaran belanja dapur keluarga untuk kebutuhan bahan bakar, sekaligus menjadi rintisan awal pengembangan usaha ekonomi kreatif UMKM berbasis potensi lokal di Desa Peniron.

 

Aji Atma Wijaya

Berita Terkait

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara
Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan
Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare
CV Satria Garuda Merah Putih Sampaikan Ucapan HUT ke-81 TNI kepada Kodim 0709/Kebumen
Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.
HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah
HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709
Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru