Kebumen (27/10/2025) – Polres Kebumen tengah membangun Balai Media Center sebagai upaya memperkuat sinergi bersama insan pers dalam penyampaian informasi publik dan pesan-pesan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).
Kapolres Kebumen menjelaskan, kehadiran Balai Media Center nantinya akan menjadi wujud komitmen Polres untuk membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan rekan-rekan media.
“Seperti yang pernah saya sampaikan, saya di sini akan membangun sebuah Balai Media Center yang merupakan sarana penyampaian informasi. Karena media adalah mitra Polres, khususnya Polres Kebumen, dalam menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas atau informasi lainnya,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain menjadi pusat penyebaran informasi, Balai Media Center juga akan dilengkapi dengan program interaktif berupa podcast bertajuk “Ngeneh Ngobrol Yuk”. Program ini diharapkan menjadi wadah komunikasi santai namun edukatif antara kepolisian, masyarakat, dan para pemangku kepentingan di daerah.

“Melalui media center ini nantinya ada kegiatan podcast Polres Kebumen yang diberi nama Ngeneh Ngobrol Yuk. Di sini bisa dijadikan sarana komunikasi dan informasi terkait dunia pendidikan, pemuda dan olahraga, ekonomi kreatif, pariwisata, dan lain sebagainya,” jelasnya.
Kapolres menambahkan, podcast tersebut akan hadir dalam berbagai segmen tematik setiap minggunya.
“Minggu pertama kita akan membahas tentang ekonomi kreatif, selanjutnya tentang pendidikan, kemudian pariwisata, pemuda, dan olahraga. Di sela-sela pembicaraan itu akan ada penyaluran informasi atau pesan-pesan Kamtibmas yang harus disampaikan,” terangnya.
Lebih lanjut, ia mengajak insan media untuk terus berkolaborasi dan menjadi mitra strategis Polres Kebumen dalam membangun informasi yang positif serta turut menjaga kondusivitas wilayah.
“Monggo, silakan sama-sama kita membangun Kebumen. Kita menjadi awak media yang bernilai positif untuk membangun Kebumen yang lebih maju, sehingga dengan demikian Kamtibmas pun akan terjaga dengan kondusif,” pungkasnya.
Rudi M. Maulana












