Aksi Camping Rakyat Baseh Desak Penutupan Tambang Permanen di Lereng Gunung Slamet

- Editor

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Istimewa

Sumber/ Istimewa

Banyumas, 3 Januari 2026 — Ratusan warga Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, bersama sejumlah komunitas lingkungan menggelar Aksi Camping Rakyat di lereng Gunung Slamet pada 3–4 Januari 2026. Aksi ini menjadi bentuk perlawanan damai sekaligus tuntutan tegas kepada pemerintah agar aktivitas pertambangan di kawasan tersebut ditutup secara permanen.

Kegiatan berlangsung di kawasan hutan dan perbukitan Desa Baseh yang selama ini disebut terdampak langsung oleh aktivitas tambang. Warga menilai pertambangan telah menyebabkan kerusakan bukit, mengancam sumber mata air, serta meningkatkan risiko bencana ekologis seperti longsor dan banjir.

Perwakilan warga Baseh menyampaikan bahwa aksi camping ini bukan sekadar kegiatan simbolik, melainkan pernyataan sikap kolektif masyarakat yang terdampak langsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak sedang berkemah untuk bersenang-senang. Ini adalah pernyataan sikap rakyat Baseh. Kami menuntut agar tambang ditutup secara permanen karena telah merusak alam dan mengancam kehidupan warga,” tegas Budi Siswanto, Ketua MURBA.

Selain menuntut penutupan tambang, massa aksi juga menyerukan penanaman 10.000 pohon sebagai langkah nyata pemulihan ekosistem Gunung Slamet. Warga dan aktivis menilai rehabilitasi hutan tidak akan efektif selama eksploitasi alam masih berlangsung.

“Jika tambang terus berjalan, bencana hanya tinggal menunggu waktu. Penanaman pohon adalah bentuk tanggung jawab kami untuk menjaga Gunung Slamet bagi generasi mendatang,” ujar Diki Chandra, Ketua Jaga Rimba.

Aksi Camping Rakyat Baseh diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan komunitas lingkungan, di antaranya MURBA, GARANGGATI, Jaga Rimba, Save Slamet, Gagak Hitam, serta warga dari wilayah Banyumas dan sekitarnya. Selama kegiatan, peserta bermalam di tenda-tenda, menggelar diskusi lingkungan, doa bersama, serta pembacaan pernyataan sikap.

Sejumlah poster dan spanduk penolakan tambang dengan simbol jejak tangan merah mewarnai aksi sebagai penanda bahaya kerusakan lingkungan dan bentuk perlawanan warga.

“Gunung Slamet adalah paru-paru dan sumber kehidupan masyarakat. Kawasan ini bukan ruang eksploitasi. Jika rusak, rakyat yang pertama merasakan dampaknya,” kata Budi Tartanto, Ketua Save Slamet.

Hal senada disampaikan Ardiyanto dari Tim Seven serta Sigit NP, Ketua Gagak Hitam, yang menegaskan bahwa perjuangan ini akan terus dikawal hingga ada keputusan nyata dari pemerintah.

Aksi ini juga mendapat dukungan penuh dari tokoh-tokoh masyarakat Desa Baseh, yang menyatakan komitmen untuk menjaga ruang hidup, keselamatan warga, dan keberlanjutan lingkungan di lereng Gunung Slamet.

Melalui Aksi Camping Rakyat Baseh, massa mendesak pemerintah dan pihak terkait agar segera mengambil langkah tegas menghentikan aktivitas pertambangan demi keselamatan lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat.

 

Edi Purwanto

Berita Terkait

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara
Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan
Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare
CV Satria Garuda Merah Putih Sampaikan Ucapan HUT ke-81 TNI kepada Kodim 0709/Kebumen
Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.
HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah
HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709
Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru