Kebumen, 5 Januari 2025 – Ir. Aulia Rahmawati, S.P., M.P., C.Ed resmi menyandang gelar profesi Insinyur (Ir.) setelah menuntaskan pendidikan profesi keinsinyuran di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada Desember 2025. Pencapaian ini menjadi kado penutup akhir tahun 2025 yang istimewa, sekaligus menegaskan kontribusinya dalam menghadirkan inovasi teknologi pertanian berkelanjutan.
Dalam perolehan gelar tersebut, Ir. Aulia mengusung proyek pengembangan sistem irigasi wireless untuk budidaya cabai di wilayah pesisir Kebumen, Jawa Tengah. Inovasi ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan pertanian di lahan pasiran yang selama ini dikenal suboptimal, terutama dalam hal keterbatasan dan efisiensi ketersediaan air.
Sistem irigasi wireless yang dikembangkan memungkinkan penyiraman tanaman secara otomatis tanpa kabel, dengan jangkauan kendali hingga 3 kilometer dari pompa air. Melalui teknologi ini, petani dapat mengoperasikan penyiraman dari posisi mana pun hanya dengan menekan tombol kontrol, tanpa harus berada di lokasi pompa atau jaringan pipa utama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan satu kali pengoperasian, sistem ini mampu menyiram lahan hingga 1 hektar menggunakan irigasi sprinkler, sehingga lebih hemat tenaga, waktu, dan biaya operasional. Teknologi ini juga meningkatkan presisi penyiraman, yang berdampak pada efisiensi penggunaan air dan peningkatan produktivitas tanaman cabai di kawasan pesisir.
“Inovasi ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi petani dalam memanfaatkan lahan suboptimal, khususnya di wilayah pesisir, sekaligus membantu mengatasi permasalahan ketersediaan air,” ujar Ir. Aulia.
Keberhasilan meraih gelar Insinyur dari IPB tidak hanya menjadi pencapaian akademik, tetapi juga memperkuat peran Ir. Aulia Rahmawati sebagai insan profesional yang berkontribusi langsung dalam pengembangan teknologi tepat guna untuk pertanian nasional.
Rudi M. Maulana











