Kebumen — Jembatan penghubung antara Makam Desa Pekuncen dan Cagar Budaya Banyak Wide di Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, dilaporkan ambruk pada Kamis petang, 26 Februari 2026.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengungkapkan, jembatan yang mengalami kerusakan memiliki panjang sekitar 4 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 4 meter.
“Kondisi bangunan sudah lama dan sebagian material mengalami pelapukan. Dalam beberapa hari terakhir, curah hujan juga cukup tinggi sehingga mempercepat abrasi dari aliran irigasi Watu Barut,” ujar AKBP Putu, Jumat, 27 November 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan awal diterima dari Sekretaris Desa Pekuncen, Eko Prasetyo, sekitar pukul 18.15 WIB melalui grup WhatsApp Sempor Siaga. Informasi tersebut bersumber dari dua warga yang melihat langsung kondisi jembatan tak lama setelah ambles.
Menindaklanjuti laporan itu, Kapolsek Sempor AKP Wiyono bersama personel Polsek, perangkat desa, dan instansi terkait langsung menuju lokasi kejadian. Dari hasil asesmen sementara, kerusakan pada badan jembatan tergolong cukup parah.
Struktur yang sudah lapuk tidak lagi mampu menahan derasnya tekanan air serta beban tanah di sekelilingnya. Demi mencegah risiko lebih besar, akses penghubung tersebut untuk sementara ditutup.
Kerugian materiil akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Pihak Polsek Sempor telah memasang tanda penutup agar masyarakat tidak melintas dan terhindar dari potensi kecelakaan.
Pemerintah Desa Pekuncen juga sudah melaporkan hasil asesmen kepada Kecamatan Sempor, BPBD, serta Dinas Sosial Kabupaten Kebumen guna penanganan lebih lanjut. Kerja bakti bersama warga pun direncanakan dalam waktu dekat sebagai langkah awal penanganan darurat.
Redaksi












