Terkait Video Viral di Puring, Warga Sebut Ada Rangkaian Peristiwa Sebelumnya

- Editor

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Dayat Supriyatno - Buana News

Sumber/ Dayat Supriyatno - Buana News

Kebumen, 3 Maret 2026 – Sejumlah warga di Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, menyampaikan klarifikasi terkait video dugaan pengeroyokan terhadap IR (30) yang sebelumnya beredar luas di media sosial. Hal tersebut disampaikan pada hari Selasa, 3 Maret 2026 di deket lokasi kejadian.

Manda, salah satu warga, menyatakan bahwa informasi yang beredar dinilai belum menggambarkan peristiwa secara menyeluruh. Menurutnya, sebelum kejadian dalam video, telah terjadi rangkaian peristiwa yang memicu keresahan masyarakat.

“Ada rentetan prosesnya. ODGJ diamankan itu karena adanya keresahan warga, adanya warga yang merasa dibahayakan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, sebelum diamankan, IR diduga berjalan tanpa busana dan menghadang sejumlah pengguna jalan di beberapa titik, mulai dari Desa Waluyorejo, Desa Surorejan, hingga Desa Tambakmulyo. Situasi tersebut disebut menimbulkan kepanikan bagi warga yang melintas.

Kukuh, warga Desa Tambakmulyo, mengaku sempat mengalami insiden saat melintas di sekitar barat Pantai Kembar.

“Saya dikejar dan dihadang sampai jatuh dari motor, lalu saya melarikan diri,” katanya.

Hal serupa disampaikan Soleh Ireng, warga Desa Tambakmulyo. Ia mengaku dihadang saat melintas di kawasan Lapangan Surorejan.

“Saya sedang naik motor ada ODGJ yang sudah telanjang berjalan dari timur ke arah barat, begitu saya mulai dekat dengan ODGJ itu saya langsung dihadang. Saya terkejut dan sekaligus takut. Hampir saja saya jatuh,” tuturnya.

Menurut Manda, warga mengamankan ODGJ tersebut agar situasi tetap kondusif dan tidak meluas ke wilayah lain.

“Tujuannya hanya mengamankan supaya tidak melebar ke desa lain,” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam proses pengamanan terjadi perlawanan yang memicu respons spontan warga. Manda berharap ke depannya hal tersebut menjadi tanggung jawab pihak keluarga. Jika ODGJ dirasa membahayakan, seharusnya jangan dibiarkan berkeliaran.

 

Dayat Supriyatno

Berita Terkait

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara
Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan
Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare
CV Satria Garuda Merah Putih Sampaikan Ucapan HUT ke-81 TNI kepada Kodim 0709/Kebumen
Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.
HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah
HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709
Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru