Brebes, 22 Maret 2026 – Warga Desa Adisana menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkai dengan musyawarah lingkungan di Kantor Desa Adisana, Minggu (22/3/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Idul Fitri, tetapi juga forum penting untuk membahas upaya penyelamatan lingkungan di wilayah Brebes Selatan.
Acara yang mengusung tema “Mumpung Mudik, Ayo Silaturahmi!” ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari warga lokal, perantau, hingga tokoh masyarakat. Hadir pula Team Seven Adventure yang diketuai Guntur Andriyanto, penasehat Dewi Wahyu, Ustadz Irfan Faridi, serta Lurah Adisana Ahmad Yani.
Dalam sambutannya, Lurah Ahmad Yani menegaskan bahwa momentum Halal Bihalal harus dimanfaatkan tidak hanya untuk saling bermaafan, tetapi juga untuk membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Halal bihalal ini bukan hanya soal silaturahmi, tapi juga menjadi ruang musyawarah untuk mencari solusi bersama, termasuk dalam menjaga lingkungan dan keselamatan wilayah kita,” ujar Ahmad Yani.
Pembahasan utama dalam musyawarah ini adalah persoalan banjir yang kerap melanda wilayah Adisana dan sekitarnya. Warga sepakat bahwa penanganan tidak cukup dilakukan di hilir, melainkan harus dimulai dari hulu, khususnya kawasan sekitar Gunung Slamet.
Ketua Team Seven Adventure, Guntur Andriyanto, menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan di wilayah hulu sebagai langkah pencegahan bencana.
“Kita tidak bisa hanya fokus di hilir. Hulu harus dijaga, karena kerusakan di sana berdampak langsung pada banjir. Solusinya adalah reboisasi dan menjaga alam secara bersama-sama,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Ustadz Irfan Faridi yang mengingatkan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab moral bersama.
“Menjaga alam adalah amanah. Kalau hulunya baik, maka hilir dan wilayah lain juga akan merasakan dampak positifnya,” katanya.
Melalui forum ini, warga berkomitmen untuk melakukan langkah nyata, seperti gerakan penanaman pohon dan menjaga kawasan yang mengalami kerusakan. Upaya ini tidak hanya ditujukan untuk Desa Adisana, tetapi juga untuk menyelamatkan wilayah Brebes Selatan secara lebih luas.
Di akhir kegiatan, tersampaikan harapan agar kesadaran masyarakat terus tumbuh dalam menjaga lingkungan, khususnya kawasan Gunung Slamet.
“Semoga semakin banyak yang terketuk hatinya untuk peduli terhadap Gunung Slamet, karena menjaga alam hari ini adalah investasi untuk keselamatan masa depan,” ungkap salah satu peserta.
Edi Purwanto











