Kebumen (14/09/2024) – Begini Jawaban Kepala Desa Tunjungseto, adanya informasi Masyarakat terkait pembangunan Gedung serbaguna yang hingga kini pembangunannya belum terselesaikan dan kondisi mangkrak nampak tidak terawat,sebagian besi besi sudah mulai berkarat dan lokasi bangunan sudah ditumbui rumput liar.
Kepala Desa Tunjungseto Kecamatan Kutowinangun Kebumen, Kasiman memberikan klarifikasi dan sekaligus jawaban kepada beberapa awak media Senin 9 September 2024 di kantornya, Kades memberikan penjelasan tentang adanya informasi dari Masyarakat terkait kondisi Pembangunan gedung serbaguna, dugaan Masyarakat kemungkinan karena Masyarakat semuanya tidak mesti paham,saat musdes tidak mungkin kita undang semuanya dan ketika bertanya kepada RT juga mungkin tidak tau.
Keterangan dari Kepala Desa Kasiman, anggaran yang sudah dilaksanakan untuk pembangunan tersebut sudah dua kali angggaran dari dana Desa ,atau DD 2023 dan tahun sebelumnya, untuk pekerjaan pondasi dan dikerjakan secara swakelola oleh Masyarakat Tunjungseto dan pemasangan dinding batu bata, namun menurut Kades anggaranya belum sampai 400 juta dan untuk Tahun ini baru saja ada perubahan sehingga belum dilaksanakan terang Kasiman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbeda dengan keterangan warga Masyarakat Tunjungseto dan informasi yang berkembang,tentang pelaksanaan pembangunan Gedung serba guna yang kini mangkrak kondisinya tidak terawat seperti penuturan, salah satunya HM memberikan informasi kepada awak media beberapa Minggu lalu dan keterangan dari warga yang lainya namun enggan disebut namanya
Warga mempertanyakan tahapan pembangunan GOR tahap 2 yaitu 2023 dimana anggaranya cukup lumayan besar, namun pekerjaan diduga tidak sesuai hasilnya bahkan pemasangan batu bata untuk dinding sempat terhenti hingga sekarang padahal terlihat matrianya masih banyak dilokasi jelas salah satu warga kepada awak media.
sementara itu keterangan dari Kades terkait anggaran Tahun 2023 yang sudah dilaksanakan, memang hanya segitu memang sebagian matrial masih ada seperti batu bata dan pasir, namun untuk HOK sudah tidak mencukupi sehingga akan diteruskan pada tahun ini , dan sudah ditetapkan anggaran perubahan untuk segera dilaksanakan pada tahun 2024 pungkas Kasiman.
Tim Buana News











