Kebumen (03/12/2024) – Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kebumen, Edi Purwanto, yang akrab disapa Bos Wanto, mengimbau seluruh anggotanya serta masyarakat Kebumen untuk menjaga situasi yang kondusif pasca-Pilkada. Imbauan ini disampaikan di Markas MPC Pemuda Pancasila pada Selasa, 3 Desember 2024.
Pilkada Kabupaten Kebumen telah selesai, dan hasilnya telah diketahui masyarakat melalui penghitungan cepat. Namun, Ketua MPC Pemuda Pancasila menyayangkan masih adanya narasi provokatif yang tersebar di media sosial. Narasi-narasi tersebut dinilai berpotensi mengganggu stabilitas wilayah, baik secara personal maupun kelompok.
Dikatakan oleh Edi Purwanto atau yang lebih dikenal sebagai Bos Wanto di Markas MPC Pemuda Pancasila, ia menyampaikan, “Saya Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kebumen menghimbau kepada seluruh Ketua PAC dan seluruh jajaran fungsional Pemuda Pancasila se-Kabupaten Kebumen agar tetap selalu menjaga kondusifitas. Pilkada sudah selesai, pemenang sudah kita ketahui secara bersama-sama, dan yang kalah dalam pemilihan juga sudah mengakui serta legowo. Kita sebagai pendukung paslon yang kalah dalam Pilkada juga sudah legowo. Apalagi yang diributkan dan dipermasalahkan,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih jauh ia menambahkan, “Dengan terpilihnya pasangan calon Bupati nomor urut 01 kami juga mengucapkan selamat, semoga bisa membawa Kabupaten Kebumen menjadi lebih baik dan maju. Dan mari kita sebagai masyarakat dan organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila kita kawal bersama pemerintah sebagai bentuk kontrol sosial dan salah satu dari tugas pokoknya kita. Dan yang tidak kalah penting perlu diketahui bersama-sama, meskipun Pilkada telah selesai namun masih banyak pengguna media sosial khususnya Facebook yang mencoba untuk memprovokasi dengan membuat narasi-narasi yang berpotensi menimbulkan kegaduhan, atau memang ada oknum yang sengaja ingin menciptakan kegaduhan dengan membuat narasi-narasi yang tidak bersahabat bahkan terkesan mengejek, menyerang pribadi ataupun kelompok. Kami sangat menyayangkan hal itu,” tambahnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh Ketua PAC dan seluruh jajaran fungsional Pemuda Pancasila se-Kabupaten Kebumen agar tidak terpancing oleh narasi-narasi yang sengaja dibuat untuk memancing pendukung pasangan 02.
“Kita diam bukan berarti lemah dan takut, namun kita ingin Kebumen tetap terjaga kondusifitas, keamanan dan kenyamanan bersama. Maka dari itu saya berharap semua menahan diri dan tidak terpancing emosi,” imbuhnya.
Wanto juga berharap pemerintah Kabupaten Kebumen dan kepolisian dapat menetralisir hal-hal yang dapat memicu terjadinya kegaduhan.
“Untuk pemerintah Kabupaten Kebumen dan kepolisian bisa menetralisir hal-hal yang dapat memicu terjadinya kegaduhan, memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat Kebumen agar bijak menggunakan sosial media. Pilkada telah selesai, mari kita rukun dan bersahabat. Namun ketika kami sudah diam masih melakukan sesuatu hal yang memancing kami untuk bertindak maka kami akan layani apapun caranya. Kami selalu siap dan tidak akan pernah ada kata menyerah dan takut. Maka dari itu kami berharap kepada semua dan para pengguna media sosial untuk bijak dalam bersosial media,” tutupnya.
Waluyo












