Rajawali Emas Kebumen Kembali Pertanyakan Penanganan Dugaan Korupsi Revitalisasi Alun-alun dan Kapal Mendoan

- Editor

Jumat, 17 Januari 2025 - 02:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen (17/01/2024) – Berbagai Ormas dan LSM yang tergabung dalam Rajawali Emas Kebumen, kembali mempertanyakan kinerja dan komitmen Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kebumen dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah, terkait dugaan tindak pidana korupsi terkait Revitalisasi Alun-alun Kebumen, dan pembangunan Kapal Mendoan tahun 2023 dan 2024.

Hal itu disampaikan Koordinator Rajawali Emas Kebumen, Solikhudin kepada wartawan, pada Jumat (17/01/2025). Menurutnya, upaya mempertanyakan kembali kinerja Lembaga Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan Kejaksaan Negeri Kebumen ini untuk mengetahui sejauh mana proses hukum yang kini sedang berjalan.

“Kami mempertanyakan kembali kinerja dan komitmen Kejati Jateng dan Kejari Kebumen dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi ini. Karena, sampai saat ini, jangankan menetapkan seorang sebagai tersangka dalam kasus yang ditanganinya. Kasus ini berjalan sampai dimana aja kami tidak tahu,” kata Solikhudin dalam siaran persnya, Jumat (17/01/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, kata Solikhudin, ramai pemberitaan di media massa terkait dugaan tindak pidana korupsi pada Dinas Pendidikan dan Disperindagsar terkait revitalisasi alun-alun dan pembangunan kapal mendoan tahu 2023 dan 2024 yang mulai diusut oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah.

Bahkan, di bulan Juli 2024, diketahui sejumlah pihak termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), kepala dinas dan pihak ketiga atau pemborong mulai berdatangan ke Kejati Jateng untuk diperiksa dalam kasus tersebut.

Saat itu, lanjut Solikhudin, Asisten Intelijen Kejati Jateng Sunarwan, SH, MHum melalui Kasi Penkum Kejati Jateng Arfan Triyono, SH, membenarkan tim Kejati Jateng sedang tahap pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket).

Adapun perkara itu terkait revitalisasi atau pembangunan kembali Alun-alun dan pembangunan Kapal Mendoan yang sudah menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 31 miliar.

“Terinformasi sumber dana dari empat dinas, yaitu Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas Pariwisata dan Disperindag,” lanjut Solikhudin.

Selain alun-alun dan Kapal Mendoan, ada Pandan Kuning Park. Objek wisata yang berada di kawasan Pantai Petanahan ini diduga dibangun dengan mengambil anggaran APBD pembangunan objek wisata Kaliratu.

Solikhudin dan masyarakat Kabupaten Kebumen berharap Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, serius dalam penanganan kasus ini. Pihaknya juga meminta penjelasan dan transparansi dalam penanganan sejumlah kasus korupsi yang dilalakukan di Kabupaten Kebumen.

“Untuk mempertanyakan proses hukum kasus ini sudah sejauh mana dan juga mempertanyakan kinerja Kejaksaan Tinggi, kami juga pernah melakukan aksi turun le jalan di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kebumen pada bulan September 2024 lalu,” ucapnya.

Dengan sudah memanggil serta telah memeriksa sejumlah orang dan pejabat, Solikhudin berharapkan maksud dan tujuan pelaksanaan pemanggilan itu jelas dan tidak terkesan hanya untuk gertak sambal.

“Saya pribadi dan masyarakat Kebumen optimis, seandainya memang ditemukan ada unsur pidananya semestinya segera diproses dan kami percaya dengan kinerja bapak-bapak di kejaksaan,” pungkasnya.

 

Rudi M. Maulana

Berita Terkait

Peringatan HUT KE-81 TNI, Danrem 071/WK Tekankan Sinergi TNI, POLRI, Pemerintah dan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Kebumen Bersama Komunitas Vespa Salurkan Air Bersih, Warga Lewih Pari Sampaikan Apresiasi
HUT ke-81 TNI, Dandim Kebumen: Kekuatan TNI Tak Lepas dari Dukungan Masyarakat
Upacara Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat di Polres Kebumen 
Teguh Subroto Dikukuhkan Pimpin DPD Aslinmas Jateng, 243.543 Satlinmas Siap Perkuat Perlindungan Masyarakat
Kemarau Panjang, Kodim 0701/Banyumas Bersama BPBD dan Perumdam Tirta Satria Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Cipete
Joni Hernawan Lolos Seleksi, Terpilih Jadi Calon Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kebumen
Usai Kebakaran, Polisi dan Warga Bergotong Royong Membangun Rumah Sodirin

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru