Jakarta (3/3/32025) — Ketua Merah Putih, Bobby, menegaskan kepada Tim Merah Putih di daerah untuk terus mengawasi dan melaporkan perkembangan situasi serta kondisi di daerah. Pengawasan ini mencakup segala kemungkinan yang berpotensi merugikan negara, termasuk penyaluran anggaran, penyalahgunaan jabatan, penyalahgunaan wewenang, serta aktivitas mafia, baik itu mafia tanah, mafia migas, maupun mafia tambang ilegal. Pernyataan ini disampaikan demi terwujudnya Indonesia Emas dan agar roda pemerintahan berjalan sesuai dengan misi Presiden. (Senin, 3 Maret 2025).
Bobby menjelaskan, “Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah harus bersih dari segala bentuk korupsi dan penyalahgunaan wewenang atau jabatan yang dilakukan oleh siapapun dan di manapun.”
Ia menegaskan bahwa untuk mencapai Indonesia Emas, negara harus terbebas dari segala bentuk mafia dan korupsi. Bobby juga menginstruksikan agar setiap temuan terkait hal tersebut segera dilaporkan dengan rinci, agar langkah-langkah yang tepat dapat segera diambil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejauh ini, Tim Merah Putih sudah banyak melaporkan berbagai kasus dari berbagai daerah, seperti Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatra Selatan, Bengkulu, dan Lampung. Saat ini, laporan-laporan tersebut sedang dalam tahap pendalaman. Kasus yang dilaporkan pun beragam, mulai dari korupsi, penyalahgunaan jabatan, hingga mafia tanah dan mafia migas. Sebagian laporan tersebut sudah kami sampaikan ke Presiden, dan kami tinggal menunggu arahan lebih lanjut,” tambahnya.
Baru-baru ini, Tim Merah Putih juga menemukan gudang pemalsuan oli bekas yang merugikan masyarakat dan berbahaya bagi lingkungan.
“Sungguh keji kelakuan para penjahat tersebut,” ujar Bobby. Ia mengungkapkan bahwa kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di daerah lain, dan pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas para pelaku. “Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan semacam itu,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Bobby mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim Merah Putih yang telah bersungguh-sungguh menjalankan tugasnya.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kerja keras tim di lapangan. Tetap selalu amati, cegah, dan laporkan segala bentuk tindakan yang berpotensi merugikan negara serta mengancam keamanan bangsa,” tutupnya.
Waluyo











