Gubernur Siapkan Rencana Penanganan Jangka Pendek, Atasi Rob & Banjir

- Editor

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Istimewa

Sumber/ Istimewa

Semarang (28/5/2025) – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengumpulkan bupati/wali kota dan stakeholder terkait untuk mengatasi banjir dan rob di wilayahnya.

Ia tidak ingin banjir di wilayah Demak, Grobogan, dan Pemalang terus terjadi dan peyelesaiannya hanya mengandalkan rencana jangka panjang yang sudah ada.

“Tadi sudah kita paparkan terkait dengan normalisasi sungai. Kita akan bahas yang menjadi (upaya penanganan) jangka pendeknya,” ucap Gubernur saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di kantornya pada Senin, 26 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan hanya normalisasi sungai, Gubernur menyampaikan, ada beberapa hal yang perlu dikerjakan bersama-sama antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, sampai tingkat desa. Selain itu, keterlibatan instansi terkait, seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan lainnya, juga diperlukan.

Beberapa upaya penanganan jangka pendek dan menengah terkait rob yang dapat dilakukan, meliputi pemenuhan layanan pendidikan, pembangunan rumah apung, bantuan-bantuan kepada masyarakat, relokasi warga ke beberapa tempat, dan lainnya.

“Tidak bisa kerja sendiri. Kita harus melakukan teamwork (kerja tim), karena ada hal krusial yang harus ditindaklanjuti,” ujarnya.

Gubernur menambahkan, salah satu upaya dalam penanganan banjir dan rob di wilayah Demak dan Kota Semarang adalah jalan tol. Anggaran pembangunannya dari pemerintah pusat senilai Rp10,9 triliun sudah ada dan tinggal dieksekusi. Nantinya tol itu juga akan difungsikan sebagai giant sea wall atau tembok laut raksasa. Selain itu, juga akan dibangunkan kolam retensi atau kolam yang dirancang untuk menampung air hujan untuk sementara waktu.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menambahkan, perlu dilakukan normalisasi sungai dan penanganan massal untuk mengatasi banjir dan rob di wilayahnya. Sebab, aliran sungai yang perlu dinormalisasi ini mengalir di beberapa daerah, seperti Demak, Grobogan, dan Semarang.

Penanganan yang diupayakan, tidak semuanya bisa dilakukan tahun ini, tetapi perlu dianggarkan dan dikerjakan dalam beberapa tahun ke depan.

“Tadi ada usulan, di antaranya Sungai Dombo Sayung dan Sungai Pelayaran yang akan menjadi prioritas kami,” katanya.

Selain normalisasi sungai, langkah penanganan juga perlu dilakukan di hulu dan hilir. Penanganan di hilir dilakukan dengan penanaman mangrove yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air, dan Penataan Ruang (Pusdataru), Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Perikanan dan Kelautan. Terkait penanganan di hulu harus melibatkan masyarakat terkait dengan pemberdayaan tanggap lingkungan.

Wagub juga meminta wilayah-wilayah yang sering mengalami banjir, selalu menyediakan pompa air, agar penangannya bisa dipercepat.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juana, Fikri Abdurachman, mengatakan rob dan banjir di Sayung Demak sebagian akan tertangani dengan pembangunan Tol Semarang-Demak sebagai tanggul. Selain itu, juga ada rencana pembuatan tanggul laut lain yang saat ini sedang dicarikan anggarannya.

Menurutnya, salah satu faktor banjir dan rob di daerah Sayung Demak dikarenakan terjadi sedimentasi atau endapan sungai. Tak pelak, air rob dan hujan dengan intensitas tinggi tidak bisa mengalir dengan lancar.

 

Redaksi

Berita Terkait

Peringatan HUT KE-81 TNI, Danrem 071/WK Tekankan Sinergi TNI, POLRI, Pemerintah dan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Kebumen Bersama Komunitas Vespa Salurkan Air Bersih, Warga Lewih Pari Sampaikan Apresiasi
HUT ke-81 TNI, Dandim Kebumen: Kekuatan TNI Tak Lepas dari Dukungan Masyarakat
Upacara Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat di Polres Kebumen 
Teguh Subroto Dikukuhkan Pimpin DPD Aslinmas Jateng, 243.543 Satlinmas Siap Perkuat Perlindungan Masyarakat
Kemarau Panjang, Kodim 0701/Banyumas Bersama BPBD dan Perumdam Tirta Satria Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Cipete
Joni Hernawan Lolos Seleksi, Terpilih Jadi Calon Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kebumen
Usai Kebakaran, Polisi dan Warga Bergotong Royong Membangun Rumah Sodirin

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru