Motif Sakit Hati, Kepala Sekolah Asal Magelang Dihabisi oleh “Teman Bertapa”

- Editor

Jumat, 23 Mei 2025 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Istimewa

Sumber/ Istimewa

Kebumen (23/5/2025) – Satreskrim Polres Kebumen berhasil mengungkap motif di balik kasus pembunuhan terhadap MU (55), seorang kepala sekolah dasar di Kabupaten Magelang, yang ditemukan meninggal dunia di area petilasan Pagar Suruh, Desa Kambangsari, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, pada Senin (19/5) sekitar pukul 11.45 WIB.

Saat ditemukan, MU yang juga warga Kelurahan Mranggen, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, dalam kondisi memprihatinkan, beberapa anggota badan telah rusak. Korban diperkirakan meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (23/5), mengungkapkan bahwa pelaku berinisial WH (27), warga Desa Kalirancang, Kecamatan Alian, diduga melakukan pembunuhan karena motif sakit hati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku merasa dihina oleh korban saat keduanya pernah melakukan pencarian pesugihan bersama. Saat itu, korban menyebut bahwa WH tidak mampu mendatangkan kekayaan. Hal ini menimbulkan rasa sakit hati yang mendalam pada pelaku,” jelas Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, didampingi Kasatreskrim AKP Yosua Farin Setiawan dan Plt Kasihumas Aiptu Nanang Faulatun D.

Sumber/ Istimewa

Beberapa waktu setelah kejadian tersebut, korban kembali menghubungi pelaku untuk melakukan pencarian pesugihan lagi. Ajakan itu justru dimanfaatkan WH untuk melancarkan aksinya. Pada Kamis (15/5), keduanya sepakat bertemu di Kebumen.

Pada saat pertemuan itu, korban juga kembali mengucapkan kata-kata yang membuat pelaku tersinggung yang membuat semakin gelap mata. Korban juga kembali meminta tersangka agar ritual pesugihan kali ini dapat mendatangkan uang yang banyak.

Pelaku menyiapkan perlengkapan ritual bertapa, termasuk air mineral yang telah dicampur dengan sejenis racun. Agar tidak menimbulkan kecurigaan, racun tersebut dicampur dengan kembang. Saat prosesi ritual berlangsung, pelaku memberikan minuman tersebut kepada korban. Tak berselang lama, korban mengalami sekarat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Setelah korban tergeletak, pelaku panik lalu meninggalkan lokasi dan membawa serta sejumlah barang berharga milik korban,” lanjut Kapolres.

Sebelumnya, jenazah korban ditemukan oleh warga yang tengah menggembala kambing. Tidak ada identitas yang melekat pada korban, dan kondisi jenazah juga sudah mengalami kerusakan di beberapa bagian, pada Senin 19 Mei 2025.

Berbekal hasil olah TKP dan penyelidikan mendalam, petugas berhasil mengamankan WH terduga pelaku kurang dari 1×24 jam setelah kasus mencuat. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat dan handphone Android milik korban.

 

Nasikin

Berita Terkait

Peringatan HUT KE-81 TNI, Danrem 071/WK Tekankan Sinergi TNI, POLRI, Pemerintah dan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Kebumen Bersama Komunitas Vespa Salurkan Air Bersih, Warga Lewih Pari Sampaikan Apresiasi
HUT ke-81 TNI, Dandim Kebumen: Kekuatan TNI Tak Lepas dari Dukungan Masyarakat
Upacara Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat di Polres Kebumen 
Teguh Subroto Dikukuhkan Pimpin DPD Aslinmas Jateng, 243.543 Satlinmas Siap Perkuat Perlindungan Masyarakat
Kemarau Panjang, Kodim 0701/Banyumas Bersama BPBD dan Perumdam Tirta Satria Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Cipete
Joni Hernawan Lolos Seleksi, Terpilih Jadi Calon Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kebumen
Usai Kebakaran, Polisi dan Warga Bergotong Royong Membangun Rumah Sodirin

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru