Urgensi Pembentukan Dewan Kebudayaan Jawa Barat: Membangun Peradaban Sunda yang Cageur, Bageur, Pinter, dan Singer

- Editor

Sabtu, 21 Juni 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Istimewa

Sumber/ Istimewa

Jawa Barat (21/6/2025) – DEWAN KEBUDAYAAN JABAR HARUS MENJADI LEMBAGA STRATEGIS DAN PENDORONG INOVASI BUDAYA SUNDA YG UNGGUL DLM PEMBANGUNAN YG BERKELANJUTAN

DEWAN KEBUDAYAAN JABAR HARUS LAHIR SBG GARDA TERDEPAN DLM MEMBANGUN PERADABAN SUNDA YG UNGGUL DAN ADAFTIP

Oleh: Irjen Pol Purn DR H Anton Charliyan Mpkn

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokoh Budaya Jawa Barat, Kapolda Jabar Periode 2016-2017

Di tengah derasnya arus globalisasi dan modernisasi, eksistensi budaya lokal kian tergerus oleh budaya luar yang menguasai ruang publik dan ruang sosial kita. Budaya Sunda, sebagai salah satu khazanah budaya bangsa, tidak lepas dari ancaman ini. Oleh karena itu, pembentukan Dewan Kebudayaan Jawa Barat menjadi sebuah keniscayaan. Bukan semata lembaga formal, melainkan pilar peradaban yang menyatukan tradisi, nilai luhur, dan arah pembangunan masyarakat yang lebih manusiawi dan berkarakter.

Lembaga Strategis Penjaga Warisan dan Pendorong Inovasi

Dewan Kebudayaan bukan hanya forum diskusi para budayawan. Ia adalah lembaga strategis yang memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah terkait pemajuan kebudayaan. Lebih jauh, ia bertugas menjaga identitas kultural masyarakat Jawa Barat sekaligus mendorong pengembangan inovasi budaya agar berdampak nyata pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Sumber/ Istimewa

Dengan mandat ini, Dewan Kebudayaan menjadi mitra aktif pemerintah, bukan hanya dalam pelestarian, tapi juga dalam pembangunan karakter masyarakat Sunda yang cageur (sehat jasmani rohani), bageur (berakhlak dan berperilaku baik), pinter (cerdas dan kompeten), serta singer (proaktif dan inovatif). Nilai-nilai ini bukan sekadar slogan, tetapi fondasi bagi masyarakat Jawa Barat yang beradab dan tangguh.

Menjawab Tantangan Zaman dengan Kekuatan Budaya

Krisis moral, menurunnya apresiasi terhadap seni, dan alienasi identitas kultural generasi muda adalah tantangan yang harus dijawab melalui pendBAHASA kebudayaan. Lewat program-program seperti pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Sunda, pembelajaran bahasa daerah sejak dini, dokumentasi sejarah lokal, hingga revitalisasi seni pertunjukan tradisional, Dewan Kebudayaan memiliki peran besar dalam menjawab tantangan itu.

Kita bisa belajar dari Dewan Kebudayaan Yogyakarta (DKY) dan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ). Dua lembaga ini telah berkontribusi nyata dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan kebudayaan yang inklusif dan progresif. Jawa Barat harus mampu menghadirkan versi khasnya sendiri, yang tidak hanya melestarikan tetapi juga memajukan budaya Sunda dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.

Mendorong Perda Kebudayaan dan Pemberdayaan Organisasi Budaya

Langkah konkret yang perlu didorong adalah percepatan pengesahan Peraturan Daerah tentang Pemajuan Kebudayaan, pembentukan kurikulum budaya Sunda di sekolah-sekolah, pelatihan untuk guru budaya, serta dukungan bagi organisasi-organisasi masyarakat berbasis budaya. Tanpa itu semua, nilai-nilai luhur akan tinggal narasi, dan potensi budaya hanya jadi dekorasi.

Penutup: Membangun Peradaban Sunda yang Maju

Dewan Kebudayaan Jawa Barat harus lahir sebagai garda depan peradaban Sunda yang unggul dan adaptif. Budaya bukanlah beban masa lalu, tetapi energi masa depan. Ketika budaya dikelola dengan bijak, ia tidak hanya menjaga jati diri masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif, pariwisata, dan inovasi sosial.

Masyarakat yang cageur, bageur, pinter, dan singer bukan impian kosong. Ia adalah tujuan nyata yang bisa diraih dengan kerja kolaboratif antara pemerintah, budayawan, akademisi, dan seluruh masyarakat Jawa Barat. Sudah waktunya budaya menjadi panglima, bukan pelengkap. Dan Dewan Kebudayaan adalah instrumen utama untuk mewujudkan itu.

 

Redaksi

Berita Terkait

Peringatan HUT KE-81 TNI, Danrem 071/WK Tekankan Sinergi TNI, POLRI, Pemerintah dan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Kebumen Bersama Komunitas Vespa Salurkan Air Bersih, Warga Lewih Pari Sampaikan Apresiasi
HUT ke-81 TNI, Dandim Kebumen: Kekuatan TNI Tak Lepas dari Dukungan Masyarakat
Upacara Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat di Polres Kebumen 
Teguh Subroto Dikukuhkan Pimpin DPD Aslinmas Jateng, 243.543 Satlinmas Siap Perkuat Perlindungan Masyarakat
Kemarau Panjang, Kodim 0701/Banyumas Bersama BPBD dan Perumdam Tirta Satria Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Cipete
Joni Hernawan Lolos Seleksi, Terpilih Jadi Calon Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kebumen
Usai Kebakaran, Polisi dan Warga Bergotong Royong Membangun Rumah Sodirin

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru