Webinar Pariwara Antikorupsi 2025: KPK Dorong Pemda dan BUMD Kreatif Gaungkan Pesan Integritas

- Editor

Sabtu, 7 Juni 2025 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/Istimewa

Sumber/Istimewa

Jakarta (7/6/2025) – Isu korupsi sering kali dianggap rumit dan sulit dicerna, tapi bukan berarti tak bisa disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan menginspirasi. Inilah semangat yang diusung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lewat webinar series “Pariwara Antikorupsi 2025”, yang kini memasuki sesi pamungkasnya.

Mengangkat tema “Keterampilan Eksekusi Komunikasi, Kunci Keberhasilan Kampanye Antikorupsi”, webinar ini menjadi ruang berbagi praktik baik sekaligus memperkuat kapasitas komunikasi publik, khususnya bagi pemerintah daerah, BUMD, dan masyarakat luas.

“Pariwara Antikorupsi 2025 ini bukan hanya program sosialisasi. Ini merupakan ajakan untuk bergerak bersama membangun budaya integritas dari level paling lokal. Pemda dan BUMD kita harapkan bisa jadi motor penggerak utama,” ujar Kasatgas Sosialisasi dan Kampanye KPK, Dotty Rahmatiasih, saat membuka sesi webinar yang disiarkan melalui YouTube KPK RI, Rabu (4/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pariwara Antikorupsi 2025 sendiri dimulai sejak 1 Juni dan akan berlangsung hingga 26 September 2025. Lebih dari sekadar kampanye biasa, program ini dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang memadukan strategi komunikasi publik dengan pendekatan lokal berbasis iklan layanan masyarakat (ILM). Pemerintah daerah diberikan kebebasan untuk merancang gaya kampanye yang paling cocok dengan karakter wilayah masing-masing—mulai dari media sosial, platform konvensional, hingga aksi lapangan yang langsung menyentuh masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi, KPK akan memberikan penghargaan khusus bagi daerah yang menunjukkan kinerja komunikasi publik terbaik dalam menyampaikan pesan antikorupsi pada November 2025 mendatang. Penilaiannya akan mencakup kreativitas, konsistensi, dan inovasi.

Kreatif, Relevan, dan Mengena

Dalam sesi yang sama, Kepala Bagian Pelayanan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) KPK, Chrystellina G.S, menjelaskan pentingnya menyusun strategi komunikasi yang efektif, kreatif, dan tepat sasaran. Ia menekankan bahwa penyampaian pesan antikorupsi tidak harus kaku dan penuh jargon.

“Isu korupsi itu berat, tetapi bukan berarti harus disampaikan dengan cara yang berat pula. Justru tantangannya adalah bagaimana membuat pesan antikorupsi terasa dekat, relevan, bahkan menyenangkan bagi publik,” ujarnya.

Chrystellina menyebut tiga kunci utama kampanye yang berhasil: isu yang kuat, kemasan yang menarik, dan media yang tepat. Kampanye seperti #hajarseranganfajar dan konten edukatif seputar Rumah Penyimpanan Benda Sitaan dan Barang Rampasan (Rupbasan) di TikTok, menjadi contoh bagaimana pesan bisa dibungkus dengan cara yang kreatif dan menjangkau generasi muda.

“Kampanye yang baik bukan yang paling viral, tapi yang paling nyambung. Dan komunikasi publik bukan cuma soal menyampaikan informasi, tapi soal bagaimana kita membangun hubungan emosional dan mendorong perubahan sikap. Berikan konten yang publik butuhkan, sehingga bisa berdampak bagi publik,” jelasnya.

Kenali Audiens, Ramu Pesan yang Kuat

Melengkapi paparan dari KPK, Executive Creative Director Finch, Lembu Wiworo Jati, turut menggarisbawahi pentingnya memahami karakter audiens dalam menyusun strategi komunikasi publik. Menurutnya, kreativitas merupakan modal utama untuk menyusun pesan yang berdampak.

“Kita harus mengenali audiens kita. Dari sekian banyak cara kita berkomunikasi, kreativitas tetap jadi faktor dominan. Kreativitas itu sudah ada di dalam diri kita semua—tinggal bagaimana kita meramunya agar tepat sasaran,” ujar Lembu.

Ia menyarankan agar kampanye antikorupsi memanfaatkan tren yang sedang berlangsung dan dipadukan dengan pesan yang informatif serta relevan. Konten yang menyentuh sisi emosional publik, katanya, akan lebih mudah memantik kesadaran dan perubahan perilaku.

“Konten yang efektif adalah konten yang membuat orang berpikir, sadar, dan bahkan merasa. Kreativitas itu bisa menimbulkan efek jera, khususnya terhadap perilaku koruptif yang dianggap kecil tapi berdampak besar. Ini tahapan yang harus kita pahami,” tambahnya.

Untuk informasi lengkap seputar program Pariwara Antikorupsi 2025, masyarakat dapat mengakses situs resmi www.kpk.go.id dan www.pariwara.kpk.go.id, serta mengikuti kanal media sosial @suaraantikorupsi.kpk dan @official.kpk.

 

Redaksi

Berita Terkait

Peringatan HUT KE-81 TNI, Danrem 071/WK Tekankan Sinergi TNI, POLRI, Pemerintah dan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Kebumen Bersama Komunitas Vespa Salurkan Air Bersih, Warga Lewih Pari Sampaikan Apresiasi
HUT ke-81 TNI, Dandim Kebumen: Kekuatan TNI Tak Lepas dari Dukungan Masyarakat
Upacara Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat di Polres Kebumen 
Teguh Subroto Dikukuhkan Pimpin DPD Aslinmas Jateng, 243.543 Satlinmas Siap Perkuat Perlindungan Masyarakat
Kemarau Panjang, Kodim 0701/Banyumas Bersama BPBD dan Perumdam Tirta Satria Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Cipete
Joni Hernawan Lolos Seleksi, Terpilih Jadi Calon Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kebumen
Usai Kebakaran, Polisi dan Warga Bergotong Royong Membangun Rumah Sodirin

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru