Pemkab Kebumen Klarifikasi Isu Miring Kebumen Fest, Pastikan Pelajar Gratis Masuk

- Editor

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Istimewa

Sumber/ Istimewa

Kebumen (30/8/2025) – Pemerintah Kabupaten Kebumen menanggapi unggahan konten di media sosial TikTok yang menyudutkan acara Kebumen Fest. Konten tersebut menarasikan banyak hal, mulai dari pelajar sekolah berbayar hingga sweeping isi tas.

Plt Kepala Dinas Kominfo, Wahyu Siswanti, didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, Agus Sunaryo, menjelaskan fakta sesungguhnya dalam konferensi pers, Jumat 29 Agustus 2025.

Pelajar Gratis Masuk, Tanpa Pungutan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wahyu Siswanti menegaskan bahwa pelajar dengan seragam sekolah tidak dipungut biaya masuk sama sekali, mulai dari jam buka 08.00 hingga tutup 21.00 WIB.

“Selama mereka masih berseragam sekolah, boleh masuk gratis tanpa harus menunjukkan identitas,” jelasnya.

Sementara itu Agus Sunaryo menambahkan bahwa yang luar biasa dari event ini dan berbeda dengan event tahun sebelumnya, sepanjang anak sekolah masih berseragam, sampai malam masih dibolehkan.

“Sampai hari ini tidak ada laporan ada sekolah yang diminta untuk membayar. Kalau dulu setelah jam 3 sore disweeping untuk dikeluarkan semua untuk persiapan konser. Kalau sekarang, misal sampai sore dia tidak pulang tidak masalah sepanjang berseragam,” beber Agus.

Klarifikasi Isu Siswa Patah Tulang

Terkait kasus siswa yang mengalami patah tulang, Wahyu Siswanti meluruskan bahwa insiden tersebut terjadi saat anak bermain di area skateboard, bukan karena berdesakan.

“Sudah ditangani rumah sakit, dicover BPJS, dan anak itu sudah dibolehkan pulang ke rumah,” kata Wahyu.

Tidak Ada Sweeping Makanan

Agus Sunaryo juga menjelaskan bahwa imbauan melalui surat edaran ke seluruh sekolah merupakan hal sama yang pernah dilakukan pada event 2022 dan 2023.

“Dalam surat tersebut juga ditegaskan bahwa tidak wajib semua hadir. Kuota maksimal 30 persen dari jumlah murid di sekolah,” jelas Agus.

Ia menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari pembelajaran di luar kelas untuk meningkatkan literasi, pengetahuan budaya, dan potensi Kebumen.

Terkait isu larangan membawa bekal dan adanya sweeping, Agus dengan tegas membantahnya.

“Anak-anak bawa apa saja ya dibawa masuk. Tidak ada sweeping,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan barang bawaan yang ketat hanya diberlakukan untuk area konser sebagai tindakan preventif.

Testimoni dari Pihak Sekolah

Sejumlah perwakilan sekolah turut memberikan testimoni. Akhmad Makhsus, Waka Kesiswaan MAN 2 Kebumen mengatakan, ia memahami kondisi pintu masuk yang sempat berdesakan karena siswa datang berbarengan saat hujan.

“Kami memahami jika pintu dibuka, yang di dalam seperti apa kondisinya. Akan terjadi penumpukan luar biasa. Jadi tidak ada masalah sebenarnya,” ujarnya.

Sementara itu Lina Kamilia dari TK Aisyiyah Desa Jatimulyo juga mengungkapkan bahwa kunjungan mereka lancar.

“Kami tidak ada unsur wajib datang. Justru kami ingin hadir. Tidak ada kewajiban untuk bayar bagi anak didik termasuk gurunya,” tuturnya.

Sementara itu Sutarno dari SDN Pandansari Kecamatan Sruweng menegaskan bahwa muridnya membawa bekal dari rumah dan tidak ada sweeping.

Meski parkir di lapangan Syahzada Pejagoan dan berjalan kaki menuju ke lokasi, ia dan anak didiknya tidak keberatan.

“Tidak ada sweeping. Kami masuk ke lokasi Kebumen Fest dengan lancar,” imbuhnya

Redaksi

Berita Terkait

Peringatan HUT KE-81 TNI, Danrem 071/WK Tekankan Sinergi TNI, POLRI, Pemerintah dan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Kebumen Bersama Komunitas Vespa Salurkan Air Bersih, Warga Lewih Pari Sampaikan Apresiasi
HUT ke-81 TNI, Dandim Kebumen: Kekuatan TNI Tak Lepas dari Dukungan Masyarakat
Upacara Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat di Polres Kebumen 
Teguh Subroto Dikukuhkan Pimpin DPD Aslinmas Jateng, 243.543 Satlinmas Siap Perkuat Perlindungan Masyarakat
Kemarau Panjang, Kodim 0701/Banyumas Bersama BPBD dan Perumdam Tirta Satria Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Cipete
Joni Hernawan Lolos Seleksi, Terpilih Jadi Calon Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kebumen
Usai Kebakaran, Polisi dan Warga Bergotong Royong Membangun Rumah Sodirin
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru