Banjarnegara (22/9/2025) – Di tengah maraknya penggunaan gawai oleh anak-anak, Bunda Milenial Banjarnegara menunjukkan kepeduliannya terhadap menurunnya minat baca dengan membangun sebuah taman baca yang ramah anak dan terbuka untuk masyarakat.
Taman baca yang diberi nama “Pojok Literasi Bunda Milenial” ini resmi launching pada Sabtu, 13 September 2025, bertempat di Sekretariat Bunda Milenial Banjarnegara, Desa Somawangi RT 3/RW 4, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dewi Ratih dan Prihatin Wuri Handayani, yang prihatin melihat kebiasaan anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu bermain gawai daripada membaca buku.
“Kami melihat fenomena di mana anak-anak sekarang lebih akrab dengan layar ponsel daripada buku. Hal ini tentu menjadi kekhawatiran bersama, karena akan berdampak pada kemampuan literasi mereka ke depan. Oleh sebab itu, memanfaatkan ruang tamu di rumah saya, di salah satu sudutnya saya gunakan untuk ruang baca anak-anak,” ujar Dewi Ratih, salah satu penggagas taman baca ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Taman baca ini tidak hanya menyediakan berbagai buku bacaan anak dan remaja, tetapi juga dirancang dengan konsep menyenangkan. Dengan suasana ramah dan interaktif, kegiatan membaca diharapkan mampu menumbuhkan kembali kecintaan anak-anak pada buku serta menjadikan membaca sebagai kebiasaan positif.
Selain membaca, Pojok Literasi Bunda Milenial juga menghadirkan kegiatan pengenalan budaya dan tradisi lokal, seperti pengenalan busana kebaya untuk anak perempuan dan busana adat untuk anak laki-laki. Permainan tradisional seperti congklak juga disediakan untuk melatih kejujuran dan kesabaran, serta permainan rubik untuk melatih fokus dan kemampuan berpikir anak.

“Kami berharap taman baca Pojok Literasi Bunda Milenial ini dapat menjadi ruang alternatif yang positif, sekaligus menjadi solusi atas tantangan yang dihadapi anak-anak kita di era digital ini,” kata Dewi Ratih, Ketua Pojok Literasi Bunda Milenial.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Ketua Umum Bunda Milenial, Sisca Rumondor, serta anggota Bunda Milenial Pusat di Jakarta. Bentuk dukungan diwujudkan melalui donasi buku cerita anak, aneka permainan, hingga dana untuk pembelian rak buku, meja, dan perlengkapan taman baca. Mereka berharap kegiatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat.
Masyarakat setempat pun menyambut baik hadirnya taman baca ini. Banyak orang tua merasa terbantu karena kini anak-anak memiliki tempat aman dan bermanfaat untuk mengisi waktu luang di akhir pekan.
“Semoga ada disediakan juga buku resep masakan dan buku lainnya untuk dewasa,” kata Karina, salah satu orang tua yang hadir di Pojok Literasi Bunda Milenial.
Dengan adanya taman baca ini, diharapkan budaya membaca di kalangan generasi muda dapat kembali tumbuh dan berkembang, demi menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan berkarakter.
Ratih












