Puluhan Siswa di Kebumen Diduga Keracunan Usai Santap Program Makan Bergizi Gratis

- Editor

Kamis, 25 September 2025 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Rudi M. Maulana - Buana News

Sumber/ Rudi M. Maulana - Buana News

Kebumen (25/9/2025) – Puluhan siswa di Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit pada Kamis malam (25/9). Mereka mengalami gejala mual, muntah, hingga lemas, diduga setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan data sementara, lebih dari 50 siswa-siswi MWI Karangduwur dan SDIT Imam Syafi’i Karangduwur terdampak dalam kejadian ini. Sebagian menjalani perawatan di Puskesmas Petanahan, sementara lainnya dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Petanahan.

Seorang siswi menuturkan dirinya sempat menyantap menu soto, bergedel, jeruk, dan nasi sekitar pukul 12.30 WIB. Namun ia mengaku kondisi makanan terasa tidak segar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pas dibuka, bihunnya keras, ayamnya bau, sayurnya juga bau. Awalnya saya coba bergedelnya enak, tapi lama-lama ada rasa kecut,” ungkapnya.

Gejala mulai muncul sore hari. Perut mual, muntah, pusing, hingga lemas. Sejumlah siswa akhirnya harus dievakuasi menggunakan ambulans.

Dokter Ade Guvinda Perdana, yang menangani pasien di RS PKU Muhammadiyah Petanahan menyebut sebagian besar korban adalah anak-anak usia sekolah dengan keluhan serupa.

“Pasien datang mendekati magrib dengan rata-rata keluhan pusing, mual, muntah, bahkan ada yang sesak napas. Dugaan awal bisa ke arah reaksi alergi atau keracunan makanan, tapi penyebab pastinya masih diteliti lebih lanjut,” jelasnya.

Menurut dr. Ade, hingga Kamis malam tercatat lebih dari 20 siswa mendapatkan perawatan medis di RS PKU Muhammadiyah Petanahan. Dari jumlah itu, sekitar 6 hingga 8 pasien harus dirawat inap karena mengalami dehidrasi sedang hingga berat, sementara lainnya cukup ditangani rawat jalan.

“Kalau melihat jumlah pasien yang banyak dan gejalanya muncul mendadak, kejadian ini masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB). Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber penyebabnya,” pungkasnya.

 

Rudi M. Maulana

Sumber Berita : Rudi M. Maulana

Berita Terkait

Peringatan HUT KE-81 TNI, Danrem 071/WK Tekankan Sinergi TNI, POLRI, Pemerintah dan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Kebumen Bersama Komunitas Vespa Salurkan Air Bersih, Warga Lewih Pari Sampaikan Apresiasi
HUT ke-81 TNI, Dandim Kebumen: Kekuatan TNI Tak Lepas dari Dukungan Masyarakat
Upacara Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat di Polres Kebumen 
Teguh Subroto Dikukuhkan Pimpin DPD Aslinmas Jateng, 243.543 Satlinmas Siap Perkuat Perlindungan Masyarakat
Kemarau Panjang, Kodim 0701/Banyumas Bersama BPBD dan Perumdam Tirta Satria Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Cipete
Joni Hernawan Lolos Seleksi, Terpilih Jadi Calon Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kebumen
Usai Kebakaran, Polisi dan Warga Bergotong Royong Membangun Rumah Sodirin

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru