Kebumen – Nenek Ngaisah saat ini hidup terlantar dan kondisinya sangat memprihatinkan. Beliau sangat membutuhkan bantuan dan perhatian dari pihak Pemerintah juga masyarakat sekitar.
“Nenek Ngaisah saat ini dalam keadaan kurang sehat dan susah untuk berkomunikasi dengan siapapun termasuk dengan anaknya. Karena kondisinya agak keterbatasan secara mental sehingga tidak bisa berkomunikasi dengan orang lain dengan mudah. Ujar Slamet Sudiro salah satu Perangkat Desa Tersobo. (24/5/2024)”

Tidak terkecuali kepada sanak saudara dan warga sekitarnya sangat sulit ketika harus bertanya dan berinteraksi dengannya dan juga anaknya. Salah satunya termasuk perangkat Desa Tersobo Slamet Sudiro selaku Kaur Umum. Slamet menjelaskan kepada beberapa awak media yang menyambangi kediaman nenek Ngaisah di RT 04 RW 01 Desa Tersobo Kecamatan Prembun Kab. Kebumen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Nenek Ngaisah tinggal di Desa Tersobo semenjak Tahun 2012 setelah pulang dari perantauan Jakarta. Namun status KTP masih Jakarta, dan baru dibuatkan KTP baru satu bulan yang lalu. Nenek Ngaisah sudah sering mendapatkan bantuan dari Desa dengan atas nama anaknya dan bantuan dari sanak saudaranya juga masyarakat sekitar serta tetangga kanan kirinya. Dan saat ini sedang diajukan bantuan RTLH oleh pihak Desa. Tambah Slamet Sudiro”
Kondisi rumah beliau menurut pantauan awak media saat mendatangi Rumah Nenek Ngaisah tepatnya di RT 04 RW 01 Desa Tersobo kini kondisinya lantai masih berupa tanah liat dan dinding masih berupa kayu dan seng yang terlihat sudah mulai rapuh.

Nenek Ngaisah sangat berharap bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah untuk menyambung sisa hidupnya juga makan sehari hari juga rumah tempat tinggalnya yang masih berlantaikan tanah liat.
Suroso











