Kebumen – Sebagian Warga Desa Kalijaya dan sekitarnya yang terlewati aliran sungai Kalijaya kini terganggu dengan adanya bau yang sangat menyengat dan merasakan tidak nyaman dengan kondisi air sungai yang kini jadi keruh atau sudah tidak jernih lagi seperti dulu terutama saat musim kemarau.
Seperti dituturkan beberapa Warga kepada awak Media saat berada di lokasi Sungai dan persawahan Sabtu 18 Mei 2024 namun sayangnya beberapa Warga enggan ketika ditanyakan nama ataupun tempat tinggalnya akan tetapi mereka mengaku Warga Desa Kalijaya Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen. Salah satunya SR.
SR sangat mengeluhkan kondisi kali atau Sungai yang sekarang sangat keruh dan berbau tidak sedap dan sangat menyengat akibat adanya pembuangan air limbah RPA milik pengusaha Cipto dan Wahyudi yang air limbahnya dibuang atau disalurkan ke Sungai atau Kali di Desa Kalijaya
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Sudah dua tahun lebih Kami merasakan beka beku dan tidak nyaman , karena seharusnya air sungai atau kali bisa untuk mandi dan cuci cuci kini berbau dan keruh jelasnya, ” ungkap SR
Sementara di tempat berbeda keterangan yang berbeda dari Kepala Desa Kalijaya saat awak media minta tanggapannya Sabtu 18 Mei 2024
” Sebagian keterangan warga kami itu mungkin ada benarnya, namun saya sebagai Kepala Desa tetap melindungi karena disisi lain usaha pemotongan ayam itu bisa menolong hajat orang banyak yaitu sekitar 200 orang warga Kami yang menggantungkan hidupnya bekerja disana dan juga menurut saya sungai ini sudah kumuh dari dulu karena saya sangat tau itu, mengenai limbah usaha pemotongan ayam itu sudah pernah ditinjau dari Dinas terkait LH dan tidak ada masalah, ” ungkap Kepala Desa Kalijaya
Sementara pihak pemilik tidak bisa ditemui dan hanya lewat perwakilan seorang mandor ES.Karena pemiliknya berada di luar kota dan sangat sulit ditemui menurut mandor ES yang saat itu menemui beberapa awak media di lokasi RPA milik Wahyudi.
Tim Buana News











