Banyumas – Warga desa Rawaheng Kecamatan Wangon mengeluh karena tidak adanya fasilitas tong sampah. Ada beberapa warga yang terlihat membuang sampah sembarangan di aliran sungai Rawaheng yang membuat pemandangan tidak elok di lihat dan menyebabkan bau tidak sedap. Sejumlah warga juga mengeluh karena adanya tumpukan sampah di dekat lingkungan padat penduduk. (5/8/2024)
“Saya sangat terganggu karena rumah saya dekat dengan tumpukan sampah, dan juga takut nanti menyebabkan muncul nya penyakit DBD. Oleh karena itu kami ingin hadirnya pemerintah desa untuk mencari solusi tentang sampah,” Ucap YN (40) salah satu warga desa Rawaheng
Permasalahan Sampah ini di akibatkan karena tidak ada Tong sampah dan petugas sampah yang kurang lebih sudah hampir satu tahun ini tidak berfungsi di karenakan antrian panjang bongkaran sampah di TPST Wangon Hanggar Banteran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menghentikan pengiriman sampah ke TPST hanggar Banteran Wangon, karena di sana antrian bongkar bisa tiga sampai empat hari,” Kata Sukamto Kades Rawaheng
Permasalahan tersebut mengakibatkan tumpukan sampah liar terutama di aliran sungai. Kondisi tersebut tentunya membuat desa Rawaheng menjadi kumuh.
Sidin











