Banyumas (24/09/2024) – Perangkat desa (ND) menghadiri undangan dari Sekcam Ajibarang untuk mengklarifikasi kejadian yang diduga melakukan Pungli (Pungutan liar) dan dihadiri (J) keluarga pasien ODGJ untuk melaksanakan mediasi di Kantor Kecamatan Ajibarang.
Para relawan ambulan plat merah juga turut hadir untuk meminta kepada pihak keluarga pasien (J) agar meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan pungli tersebut agar tidak terjadi salah informasi.
“saya di Whatsapp sekitar 50 orang lebih, menanyakan tentang Pungli. Dikira tim kami yang melakukanya,” ucap Tejo (Relawan) kepada awak media
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah di mediasi oleh Sekcam Ajibarang, inisial (J) selaku keluarga pasien ODGJ pun menyatakan bahwa dirinya sedia untuk saling memaafkan satu sama lain dan di susul dengan tegas juga dari (ND) selaku perangkat desa mejawab siap sedia untuk saling memaafkan.

Inisial (J) , Keluarga pasien ODGJ yang awalnya memberi informasi adanya dugaan Pungli tersebut akhirnya menyampaikan klarifikasi yang di saksikan oleh Sekcam Ajibarang dan Relawan ambulan Plat merah secara lisan dan tertulis dengan kesepakatan bersama, yang di tanda tangani oleh semua pihak terkait.
“Saya selaku keluarga pasien ODGJ meminta maaf kepada perangkat desa dan relawan yang sudah membantu” Ucap (J)
Dalam kesepakatan bersama itu (J) menyatakan dirinya bertanggung jawab atas informasi yang di sampaikan kepada media
“Semua permasalahan ini sebetulnya hanya soal salah komunikasi antara pihak (ND) dan (J) ,” pungkas Sekcam Ajibarang
Mediasi di akhiri dengan saling memaafkan satu sama lain dan semua pihak menyatakan tidak akan ada lanjutan masalah.
Ari Septiana, Andi Prasetyo












