Magelang (25/12/2024) – Magelang, 21 Desember 2024 – Diskusi BerisiX yang digelar di Balai Desa Banyuwangi, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, sukses menjadi wadah pertukaran gagasan tentang pentingnya adab dan etika dalam dunia digital. Acara yang diprakarsai oleh Komunitas Arti Kata Kita ini diadakan sebagai respons terhadap maraknya penyebaran informasi yang tidak kredibel dan minimnya kesadaran dalam menyaring konten di media sosial.
Bekerja sama dengan Wayang Godhong esc dan Divisi Litbang Permikomnas Jawa Tengah, diskusi ini mengusung semangat keterbukaan dan kolaborasi. Nama BerisiX sendiri diartikan sebagai diskusi yang penuh makna (berisi) dan terbuka untuk kolaborasi lintas sektor (X).
Acara yang dimoderatori oleh Dadun Tanggon Wisanggeni ini menghadirkan Prof. Dr. Agus Purwantoro, M.Sn., atau yang akrab disapa Prof. Goespoer, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Prof. Goespoer menekankan bahwa adab dan etika seseorang sangat dipengaruhi oleh “asupan,” baik dari lingkungan maupun media sosial. Menurutnya, media sosial sering kali menjadi asupan yang tidak sehat dan dapat memicu krisis etika akibat kurangnya kontrol diri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini diperkuat oleh Ridho Agung dari Divisi Litbang Permikomnas Jawa Tengah, yang menyatakan bahwa media sosial kini memiliki kekuatan membentuk opini publik secara instan. “Berita, opini, bahkan hoaks dapat viral dalam hitungan detik, dan banyak orang langsung bereaksi tanpa berpikir panjang,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Ir. Kanjeng Pangeran J. Eri Ratmanto Dwijonagoro dari Komunitas Pancasila Dasar NKRI Bukan Pilar menyoroti aspek hukum dalam aktivitas digital. Ia mengingatkan bahwa tindakan seperti merekam, memposting, dan memviralkan sesuatu dapat memiliki konsekuensi hukum yang serius.
Diskusi ini ditutup dengan refleksi bersama mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai “unggah-ungguh” sebagai bagian dari identitas budaya yang tetap relevan di era digital. Para peserta diharapkan dapat menerapkan prinsip adab dan etika dalam aktivitas sehari-hari, baik di dunia nyata maupun maya.
Diskusi BerisiX berhasil menciptakan suasana yang akrab dan penuh inspirasi, serta menegaskan pentingnya harmoni antara nilai tradisional dan dinamika modern dalam menghadapi tantangan era digital. Ke depan, acara ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin dengan topik yang terus relevan, mendorong kolaborasi antar komunitas, dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Rudi M. Maulana











