Banten (7/2/2025) – Ketua LSM GMBI Wilter Banten, H. Hulia Syahendra, S.H., M.H., bersama Kordivpam Wilter Banten, Eko Anggraito, mengutuk keras kejadian penganiayaan tersebut. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada kepolisian untuk segera bertindak menangkap para pelaku penganiayaan dan pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda di wilayah hukum Kepolisian Resor Lampung Selatan pada Kamis, 6 Februari 2025.
Korban bernama Suherman, yang merupakan Direktur PT. Agung Berkah Group, sekaligus Sekretaris LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Lampung Selatan.
Dari informasi yang dihimpun awak media, peristiwa pengeroyokan itu terjadi pada Kamis, 6 Februari 2025, di halaman RSUD Bob Bazar, Kabupaten Lampung Selatan. Akibat aksi premanisme dan pengeroyokan tersebut, Suherman mengalami luka parah di bagian tubuh dan kini menjalani perawatan inap di RSUD Bob Bazar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah melihat video aksi premanisme dan pengeroyokan terhadap Suherman dengan durasi 16 detik pada Kamis, 6 Februari 2025, pukul 12:19 WIB, Ketua LSM GMBI Wilter Banten dan seluruh anggota mengecam keras tindakan pengeroyokan yang menimpa saudara mereka di Lampung. LSM GMBI Wilter Banten akan terus mengawal kasus ini, dan para pelaku harus mendapatkan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini.
“Kami meminta aparat penegak hukum agar bertindak tegas dan memastikan keadilan bagi korban. Premanisme tidak boleh dibiarkan merajalela di Lampung Selatan maupun di wilayah lain,” ujarnya.
Waluyo











