Kebumen (9/2/2025) – Kegiatan study tour yang diadakan oleh SMP N 1 Alian, Kebumen, Jawa Tengah, beberapa minggu lalu ke Malang, Jawa Timur, menuai keluhan dari wali murid. Study tour ini bertujuan untuk menambah wawasan siswa, namun beberapa orang tua merasa terbebani dengan biaya yang cukup tinggi.
Salah satu wali murid, yang enggan disebutkan namanya dan menggunakan nama samaran “Yuni,” menyampaikan keluhannya kepada Buana News. Ia mengaku keberatan dengan biaya sebesar Rp 1.400.000 per anak, belum termasuk ongkos tambahan atau uang jajan.
“Saya setuju saja kalau study tour diadakan di wilayah yang dekat agar biayanya lebih terjangkau,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat dikonfirmasi, Wakil Kepala Sekolah SMP N 1 Alian membenarkan bahwa sekolah baru saja melaksanakan study tour ke Malang, Jawa Timur.
“Benar, kemarin kami melaksanakan study tour ke Malang. Berangkat Rabu siang dan kembali Sabtu pagi. Namun, kami tidak mewajibkan siswa untuk ikut. Ada yang sudah mendaftar tetapi kemudian membatalkan. Total ada sekitar 227 siswa yang ikut,” jelasnya saat ditemui Buana News di ruang tamu SMP N 1 Alian pada Sabtu, 8 Februari 2025.
Terkait penyelenggaraan study tour ini, pihak sekolah mengaku sudah mengajukan proposal ke dinas pendidikan dan mendapatkan izin dari Dinas Pendidikan Kebumen. Keputusan tujuan wisata juga diambil berdasarkan angket yang dibagikan kepada siswa, dengan sebagian besar memilih Malang.
Selain itu, pihak sekolah juga telah mengundang biro perjalanan Prima Laksana dari Kebumen untuk menjelaskan terkait biaya perjalanan kepada orang tua murid.
Ketika ditanya mengenai penggunaan anggaran BOS (Bantuan Operasional Sekolah) untuk sekolah dengan lebih dari 700 siswa, Wakil Kepala Sekolah menyatakan tidak mengetahui secara rinci karena ada pihak lain yang menangani hal tersebut.
Waluyo












