Penertiban PKL di Mayjen Soetoyo Sempat Diwarnai Keributan, Satpol PP: Kami Bertindak sesuai SOP

- Editor

Minggu, 9 Februari 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Istimewa

Sumber/ Istimewa

Kebumen (09/02/2025) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kebumen kembali melakukan penertiban pedagang kaki lima atau PKL jasa mainan yang masih saja menggelar dagangannya di tempat-tempat yang dilarang oleh Pemerintah Daerah.

Setelah kawaasan Alun-alun Pancasila bersih dari PKL, mereka para PKL ini sebagian bergeser di Jalan Mayjen Soetoyo di sisi kiri, atau tepatnya di depan SMAN 1 Kebumen. Berdasarkan Perda No 4 Tahun 2020 Pasal 7 Huruf A dan Perda No 2 Tahun 2018 Pasal 20 Huruf A kawasan tersebut dilarang.

Penertiban dipimpin Kabid Penegakan Perda (Gakda) Satpol PP Kebumen Juniadi Prasetyo. Ia mengatakan, penertiban ini dilakukan setelah sebelumnya diberikan teguran satu, dua sampai tiga, namun tidak diindahkan. Menurutnya trotoar Jalan Mayjen Soetoyo di sebelah kiri dilarang untuk berjualan PKL/PKL mainan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Malam minggu ini kita masih mendapati para PKL atau jasa mainan anak yang menggelar dagangannya di Jalan Mayen Soetoyo tepatnya di depan SMAN 1. Sesuai Perda trotoar di sepanjang jalan Soetoyo memang tidak boleh untuk berjualan, khususnya di sisi kiri jalan,” ujar Juniadi di lokasi, Sabtu malam (8/2/2025).

Ia menyebut PKL di Jalan Mayjen Soetoyo hanya boleh berjualan di sisi kanan, dan khusus untuk kuliner. Mereka sebelumnya adalah PKL kuliner yang berada di jalan tersebut, dan kemudian diberikan satu tempat oleh Pemerintah Daerah di sebelah kanan jalan.

“Semalam ada membandingkan mengapa yang kuliner dibolehkan. Memang sesuai aturan Perbub dibolehkan. Mereka adalah PKL yang berada di jalan Soetoyo dan ditempatkan di kanan jalan. Sementara di kiri jalan itu harus seteril,” tuturnya.

Juni mengatakan, pihaknya berani bersikap tegas karena jika terus dibiarkan, ia khawatir nanti menular, banyak PKL yang kemudian menggelar dagangannya di kawasan tersebut.

“Kita memang dituntut harus tegas, kalau itu memang dilarang, ya kita tindak, kalau tidak nanti bisa menular, karena seolah dibiarkan,” ucapnya.

Terlihat sempat terjadi ketegangan antara PKL dengan petugas Satpol PP. PKL jasa mainan tidak terima jika alat permainannya harus segera diangkut dari trotoar, dengan alasan pihaknya merasa sudah tidak punya tempat lagi untuk menjajakan dagangannya. Sementara setiap hari pendapatannya hanya didapat dari menyewakan alat mainan.

Keributan itu memicu keramaian, bahkan PKL ada yang sampai menendang mainannya karena kesal sambil melontarkan kata-kata kasar. Juni melihat itu sebagai hal biasa dan risiko yang dihadapi Satpol PP dalam menegakan Perda.

“Tetap kita menyampaikan dengan kepala dingin, dan memberi tahu aturannya,” jelasnya.

Adapun untuk masalah penempatan PKL yang terkena dampak dari aturan tersebut. Juni menyampaikan bisa berkoordinasi dengan Disperindag. Sebab, penataan PKL menjadi tugas dan tanggungjawabnya.

“Tugas kami adalah menegakan aturan Perda. Kalau soal tempat relokasi silakan bisa berkoordinasi dengan Disperindag.”

Pada penertiban kali ini, tidak ada barang yang diangkut Satpol PP. Mereka kemudian secara mandiri membereskan dagangannya dan kemudian pergi meninggalkan lokasi. Juni menyebut pasukan Satpol PP akan terus memonitoring kawasan alun-alun dan sekitarnya untuk memastikan kondisi tertib dan aman.

 

Suroso

Berita Terkait

Peringatan HUT KE-81 TNI, Danrem 071/WK Tekankan Sinergi TNI, POLRI, Pemerintah dan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Kebumen Bersama Komunitas Vespa Salurkan Air Bersih, Warga Lewih Pari Sampaikan Apresiasi
HUT ke-81 TNI, Dandim Kebumen: Kekuatan TNI Tak Lepas dari Dukungan Masyarakat
Upacara Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat di Polres Kebumen 
Teguh Subroto Dikukuhkan Pimpin DPD Aslinmas Jateng, 243.543 Satlinmas Siap Perkuat Perlindungan Masyarakat
Kemarau Panjang, Kodim 0701/Banyumas Bersama BPBD dan Perumdam Tirta Satria Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Cipete
Joni Hernawan Lolos Seleksi, Terpilih Jadi Calon Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kebumen
Usai Kebakaran, Polisi dan Warga Bergotong Royong Membangun Rumah Sodirin

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru