Wagub Jateng Sebut Kampus Tempat ‘Seksi’ Penyebaran Radikalisme

- Editor

Sabtu, 14 Juni 2025 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber/ Istimewa

Sumber/ Istimewa

Semarang (14/6/2025) – Posisi Jawa Tengah yang strategis menjadi “Center of Gravity”, yang sebelum kemerdekaan sudah menjadi barometer ideologi, politik, dan hankam. Di sisi lain, posisi strategis tersebut justru dimanfaatkan kaum radikalisme untuk melakukan penentangan terhadap kemapanan tatanan kehidupan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen (Gus Yasin) saat menjadi keynote speech pada “Seminar Kebangsaan Menghadapi Tantangan Radikalisasi dalam Mempertahankan Ideologi Negara”, Sabtu (14/06/2025) di Aula Fisip International Magnificent Encouraging Noble Auditorium (Fimena Fisip Undip).

Seminar menghadirkan para pembicara, antara lain Rektor Undip Prof.Dr. Suharnomo, S.E., M.Si, Kepala Densus 88 ATT Polri Irjen. Pol. Sentot Prasetyo, S.I.K., Kasubdit Kontra Ideologi Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri KBP Moh Dofir,S.Ag,S.H.,M.H., Pemerhati HTI Dr. Rida Hesti Ratnasari ,M.Si, dan Dosen HI Undip Nadia Farabi, M.A. PhD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan Wagub, tercatat pada Januari 2025 jumlah mitra deradikalisasi yang dibina di Jawa Tengah sebanyak 351 orang, yang terdiri dari 28 orang di Karesidenan Banyumas, 47 orang Karesidenan Pekalongan, 46 orang di Karesidenan Semarang, 16 orang di Karesidenan Pati, 23 orang di Karesidenan Kedu, dan 191 orang di Karesidenan Surakarta.

Dalam wawancara usai memberikan paparan, Wagub menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan seminar tersebut. Menurutnya, kampus merupakan tempat yang sangat seksi dalam menyebarkan paham radikalisme oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Deradikalisasi ini harus kita galakkan terus, harus kita dorong. Maka pada hari ini saya senang sekali diundang mewakili Pak Gub untuk bicara tentang radikalisme di Indonesia dan berfikir bagaimana menanggapi pemikiran radikalisme, khususnya di kampus. Karena memang mereka akan menyusup dimana mana. Dan di kampus memang saat ini menjadi paling seksi untuk menyebarkan paham radikal oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab,” ujar Wagub.

Dia mengakui, kampus merupakan tempat bersatunya ragam pemikiran. Namun demikian, oleh kampus pula, pemikiran tersebut dipersatukan dalam rangka membangun masyarakat yang lebih baik.

“Terima kasih kepada Undip yang telah mengimplementasikan dalam menyatukan pemikiran untuk membangun masyarakat Jawa Tengah lebih baik,” kata Wagub.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Undip Prof Suharnomo mengatakan, kampus merupakan etalase pemikiran, yang terbuka untuk didiskusikan. Melalui seminar tersebut, kampus ingin mendapatkan informasi yang benar. Oleh karenanya, dihadirkan para pakar untuk memperoleh informasi yang cover both side.

“Tidak ada yang perlu ditutup tutupi, mari didiskusikan saja, fakta yang ada di lapangan, dan dalam koridor NKRI,” ujarnya.

Menurutnya, pemikiran yang ada hendaknya didiskusikan secara terbuka sehingga masyarakat kampus juga mendapatkan inside dari pakar yang benar yang jernih dan tajam.

“Sekali lagi tidak dilarang untuk berpikir secara radikal, tetapi silahkan disampaikan secara terbuka. Ada tesa, sintesa, antitesa, dan lain sebagainya, sehingga anak kita mendapatkan pemahaman yang sangat clear tentang ideologi bangsa ini,” pungkasnya.

Redaksi

Berita Terkait

Peringatan HUT KE-81 TNI, Danrem 071/WK Tekankan Sinergi TNI, POLRI, Pemerintah dan Masyarakat
Satresnarkoba Polres Kebumen Bersama Komunitas Vespa Salurkan Air Bersih, Warga Lewih Pari Sampaikan Apresiasi
HUT ke-81 TNI, Dandim Kebumen: Kekuatan TNI Tak Lepas dari Dukungan Masyarakat
Upacara Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat di Polres Kebumen 
Teguh Subroto Dikukuhkan Pimpin DPD Aslinmas Jateng, 243.543 Satlinmas Siap Perkuat Perlindungan Masyarakat
Kemarau Panjang, Kodim 0701/Banyumas Bersama BPBD dan Perumdam Tirta Satria Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Cipete
Joni Hernawan Lolos Seleksi, Terpilih Jadi Calon Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kebumen
Usai Kebakaran, Polisi dan Warga Bergotong Royong Membangun Rumah Sodirin

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:54 WIB

BLES Hadir untuk Masyarakat, Dukung Pembangunan Masjid dan Asrama Putra di Banjarnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Kejati Jateng Gelar Sholawat, Puluhan Ribu Jemaah Raih Keberkahan dan Rajut Kepercayaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:46 WIB

Lahan Perhutani di Sikayu Kebumen Terbakar, Luasnya 5 Hektare

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Pulang malam motor digasak hape ikut melayang, tiga remaja asal Ajibarang jadi korban begal.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:20 WIB

HUT ke-37 SMA Negeri 2 Kebumen Meriah, Ribuan Peserta Ramaikan Fun Run Bersama Tokoh Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24 WIB

HUT TNI Ke-81: GRIB Jaya Kebumen Ucapkan Selamat, Tegaskan Sinergi dengan Kodim 0709

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Kebakaran Lahan Perhutani di Buayan Meluas hingga 2 Hektare

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Polres Kebumen dan Ojol Kebumen Bersatu Kolaborasi Gelar Jumat Berbagi

Berita Terbaru