Purwokerto (1/7/2025) – Senin, 30 Juni 2025, Yayasan Harapan Mulia Indonesia melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Banyumas, Hj. Lintarti, guna menyampaikan gagasan mengenai sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Banyumas dan Harapan Mulia Indonesia dalam bidang sosial dan kesejahteraan anak.
Audiensi ini dipimpin oleh Eko Widianto S.IP., M.Si. yang menyampaikan maksud dan tujuan dari pertemuan, yaitu memperkuat sinergi antara Yayasan Harapan Mulia dan Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam upaya percepatan penanganan berbagai isu sosial yang ada di Banyumas, khususnya pada bidang pendidikan, penanggulangan kemiskinan, pengurangan pengangguran, serta perluasan layanan ambulans sosial untuk masyarakat kurang mampu.
Tim Yayasan Harapan Mulia Indonesia yang terdiri dari Ahmad Wildan, Agus Setiawan dan Eka Risma Kurnia menyampaikan sejumlah hasil kajian terkait kondisi sosial di Banyumas, termasuk data tingginya angka anak putus sekolah, lambatnya penurunan kemiskinan, dan masih terbatasnya akses layanan kesehatan darurat bagi warga kurang mampu. Yayasan juga memaparkan program-program yang telah dijalankan, seperti layanan panti asuhan, layanan ambulan sosial, hingga pembinaan atlet-atlet yang berasal dari anak asuh panti asuhan harapan mulia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembina Yayasan Harapan Mulia Indonesia, Eko Widianto, menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dalam mewujudkan gagasan ini. “Alangkah lebih baiknya jika sinergitas ini dapat segera terwujud, demi mempercepat penanganan persoalan sosial di Banyumas. Kami yakin, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga sosial seperti Harapan Mulia akan membawa dampak besar bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan” ujarnya.
Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Banyumas yang turut hadir dalam audiensi tersebut menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung dan menjalankan arahan dari Pemerintah Kabupaten dalam rangka memperkuat kolaborasi dengan Yayasan Harapan Mulia Indonesia.
Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas, Hj. Lintarti, memberikan tanggapan positif dan mengapresiasi inisiatif dari Harapan Mulia Indonesia. Ia menyatakan dukungannya terhadap upaya kolaboratif ini. Meski demikian, beliau menyampaikan bahwa untuk keputusan dan langkah selanjutnya, pihaknya masih harus menunggu arahan dari Bupati Banyumas yang pada hari itu berhalangan hadir karena menjalankan tugas dinas ke luar kota.
Yayasan Harapan Mulia berharap hasil audiensi ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan lembaga sosial dalam membangun Banyumas. Ke depan, yayasan berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penyelesaian masalah-masalah sosial, tidak hanya melalui program karitatif, tetapi juga program pemberdayaan yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat.
Ari septiana











