Kebumen (16/7/2025) — Pemerintah Desa Bonjok, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, menunjukkan komitmennya terhadap kemajuan pendidikan melalui penyaluran bantuan kepada anak-anak PAUD, TK, dan siswa SD berprestasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (16/7/2025) di Balai Desa Bonjok, dan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Budiono, guru, perangkat desa, serta para wali murid.
Bantuan ini menyasar peserta didik dari tiga satuan pendidikan di wilayah desa, yaitu PAUD Delima Bonjok, TK Mekar Jaya Bonjok, dan SD Negeri Bonjok.
Kepala Desa Bonjok, Budiono, menjelaskan bahwa program ini merupakan strategi desa dalam membangun semangat belajar anak-anak sejak usia dini serta mendorong mereka untuk tetap bersekolah di lingkungan desa sendiri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin anak-anak PAUD, TK, dan SD asal Bonjok memiliki semangat dan kebanggaan untuk bersekolah di desa sendiri. Selain itu, ini adalah bentuk apresiasi atas prestasi yang telah mereka capai,” ujar Budiono.
Secara rinci, bantuan diberikan kepada 40 siswa, terdiri dari:
15 siswa PAUD Delima Bonjok (bantuan: seragam batik satu stel)
15 siswa TK Mekar Jaya Bonjok (bantuan: seragam batik satu stel)
10 siswa SD Negeri Bonjok berprestasi (bantuan: tas, sepatu, dan alat tulis)
Untuk jenjang SD, penerima bantuan dipilih berdasarkan prestasi akademik, yaitu peringkat 1 dan 2 dari masing-masing kelas, mulai kelas 1 hingga kelas 5. Adapun daftar siswa penerima bantuan adalah sebagai berikut:
Kelas 1: Tri Bekti Nurandini, Nayla Azqila Firza
Kelas 2: Alvin Rafif Pratama, Hafsyah Syakila Misya
Kelas 3: Naufal Aditya Pratama, Nur Mikaila Anfasa Haq
Kelas 4: Althaf Halilovic, Nada Farah Maulida
Kelas 5: Zahrah Nur Adibah, Aristy Nasya Nur Azizah
Program ini disambut antusias oleh para orang tua dan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pendidikan di Desa Bonjok, khususnya dari usia dini.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar anak-anak semakin semangat belajar, dan masyarakat semakin yakin menyekolahkan anak-anaknya di desa sendiri,” pungkas Budiono.
Rudi M. Maulana











