Kebumen (8/8/2025) – alam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, turnamen sepak bola Mustika Aji Cup ke-4 resmi dibuka. Kegiatan ini diselenggarakan di Lapangan Desa Selokerto, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen pada Kamis (07/08/25).
Turnamen Mustika Aji Cup edisi ke-4 ini merupakan hasil inisiatif bersama seluruh kepala desa se-Kecamatan Sempor. Sebanyak 16 tim yang berasal dari seluruh desa di wilayah Sempor turut ambil bagian dalam kompetisi ini.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen, jajaran Forkopimcam Kecamatan Sempor, seluruh kepala desa se-Kecamatan Sempor, serta panitia penyelenggara Mustika Aji Cup.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adman, selaku bendahara paguyuban Mustika Aji Cup, menjelaskan bahwa turnamen ini bertujuan mempererat hubungan silaturahmi dan persaudaraan antar desa. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana untuk menggali potensi dan minat dalam bidang olahraga, khususnya sepak bola. Ia berharap turnamen ini mampu mencetak bibit-bibit atlet sepak bola dari wilayah Sempor yang nantinya bisa berprestasi di tingkat kabupaten maupun nasional.
“Turnamen ini yang mana digagas oleh seluruh kepala desa sekecamatan Sempor, digelarnya turnamen ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antar desa dan menggali bakat dan minat dalam olahraga khususnya sepakbola, dengan harapan bisa mencetak bibit bibit atlet sepakbola di wilayah Sempor dan juga melanjutkan prestasi nya di tingkat kabupaten maupun nasional,” kata Adman yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Kalibeji.
Sementara itu, Paino selaku Kepala Desa Selokerto sekaligus tuan rumah turnamen, menegaskan pentingnya menjunjung nilai persaudaraan dan silaturahmi demi menjaga kerukunan. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir, baik pemain maupun penonton, agar menjaga ketertiban dan keamanan selama berlangsungnya turnamen.
“Akan mengedepankan paseduluran dan ajang tali silaturrahmi agar guyub rukun, oleh karena itu Paino menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat baik dari penonton dan pemain yang hadir agar bisa menjaga ketertiban dan keamanan, apabila tidak bisa menjaga marwah daripada aturan yang sudah disepakati bersama kami akan memberikan sanksi yang tegas bahkan nantinya turnamen selanjutnya tidak akan ditiadakan lagi di tahun tahun yang akan datang,” tegas Paino.
Apresiasi juga datang dari Kapolsek Sempor, AKP Wiyono, SH. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian para kepala desa terhadap generasi muda yang memiliki minat di bidang olahraga, terutama sepak bola.
“Yang mana kegiatan ini diselenggarakan oleh Paguyuban Kepala Desa di Kecamatan Sempor, bahwasannya kepala desa di Kecamatan Sempor sangatlah peduli dengan para pemuda yang hobi di bidang olahraga, maka dari itu Kapolsek Sempor menghimbau kepada seluruh suporter dan pemain agar selalu menjaga sportifitas dan kondusifitas agar turnamen ini bisa berjalan dengan aman dan lancar hingga akhir acara berlangsung,” pungkasnya.
Haidir/Eko











