Hongkong, 13 Oktober 2026 — Seorang pekerja rumah tangga perempuan berusia 52 tahun ditangkap polisi Hong Kong atas dugaan pembunuhan terhadap majikannya, seorang perempuan lanjut usia berusia 93 tahun. Korban meninggal dunia setelah ditemukan tidak sadarkan diri di kediamannya di Long Yiu House, Tak Long Estate, kawasan Kai Tak, pada Minggu pagi (11/10/2026). Polisi mengungkap dugaan penganiayaan tersebut setelah memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV.
Menurut keterangan polisi yang diberitakan Radio Television Hong Kong (RTHK), pembantu tersebut meminta bantuan petugas keamanan gedung sekitar pukul 08.20 waktu setempat setelah mendapati majikannya tidak merespons. Petugas medis kemudian membawa korban ke rumah sakit. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 09.12.
Setelah memeriksa rekaman CCTV, polisi menduga korban mengalami kekerasan sebelum ditemukan tidak sadarkan diri. Rekaman pada pagi kejadian disebut memperlihatkan tersangka memukul bagian kepala, leher, dan wajah korban sekitar 20 kali menggunakan tangan kosong, serta menginjak bagian perut korban. Polisi juga menyatakan bahwa rekaman selama sekitar dua pekan sebelumnya menunjukkan dugaan kekerasan yang terjadi berulang kali. Polisi menangkap perempuan berusia 52 tahun tersebut pada Senin dini hari (12/10/2026) atas dugaan pembunuhan. Sejumlah media Hong Kong mengidentifikasi tersangka sebagai pekerja rumah tangga asal Indonesia. Namun, identitas lengkap tersangka belum dicantumkan dalam laporan yang dirujuk di sini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jangka panjang dan membutuhkan perawatan selama 24 jam. Menurut polisi, pihak keluarga mempekerjakan tersangka untuk merawat korban sejak Januari 2023.
Dugaan motif masih didalami
Polisi menduga adanya ketegangan dalam hubungan kerja yang berkaitan dengan aktivitas merawat korban, termasuk kemungkinan kelelahan dalam menjalankan tugas pengasuhan. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dianggap sebagai motif yang telah terbukti.
Pemeriksaan awal terhadap tubuh korban menemukan sejumlah memar dan luka lecet. Polisi menyatakan tidak menemukan tanda cedera fatal yang jelas dalam pemeriksaan awal. Autopsi dan pemeriksaan laboratorium akan dilakukan untuk memastikan penyebab kematian. Hingga laporan ini disusun, kasus masih dalam penyelidikan kepolisian.
Fitriyani











