Purwokerto, 19 Oktober 2026 – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan melalui aksi nyata. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas bersama relawan BHV, Komunitas Slank, dan Panti Asuhan Harapan Mulia menggelar kegiatan kerja bakti membersihkan saluran irigasi Kalipelus di Kelurahan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Minggu (18/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB tersebut menyasar saluran irigasi di sepanjang kawasan samping lapangan Mersi hingga samping masjid atau tepat di depan Kantor Kelurahan Mersi.
Aksi bersih-bersih ini diinisiasi oleh Ki Topo, selaku Ketua BHV, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi saluran irigasi yang menjadi salah satu bagian penting dari lingkungan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan semangat kebersamaan, para relawan dan peserta kegiatan bergotong royong mengangkat serta membersihkan sampah yang berada di sepanjang saluran irigasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah, komunitas, relawan, dan lembaga sosial dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang PPLB3 DLH Kabupaten Banyumas, Lucky, Lurah Mersi, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Mersi yang ikut mendukung gerakan kepedulian lingkungan tersebut.
DLH Ajak Masyarakat Tidak Membuang Sampah Sembarangan
Dalam kesempatan tersebut, Lucky menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan saluran irigasi Kalipelus Mersi merupakan bentuk nyata sinergi antara relawan, pemerintah daerah, dan pemerintah kelurahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
“Kegiatan bersih saluran irigasi Kalipelus Mersi merupakan bentuk sinergitas antara relawan, pemerintah daerah dalam hal ini DLH dan Kelurahan Mersi, dalam mewujudkan lingkungan yang nyaman, bersih, dan sehat,” ungkap Lucky.
Lebih lanjut, Lucky berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aksi pembersihan sesaat, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk menggugah kesadaran masyarakat agar berperilaku bersih, sehat, dan taat aturan, dengan tidak membuang sampah sembarangan, seperti di saluran irigasi atau tempat-tempat umum,” tegasnya.
Menurutnya, kebersihan lingkungan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar lingkungan yang telah dibersihkan dapat terus terjaga.
Kolaborasi Relawan dan Komunitas Jadi Kekuatan Gerakan Lingkungan
Keterlibatan relawan BHV, Komunitas Slank, dan Panti Asuhan Harapan Mulia dalam kegiatan ini menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat menyatukan berbagai kelompok masyarakat dalam satu tujuan bersama.
Aksi yang diinisiasi Ki Topo tersebut juga menunjukkan pentingnya peran komunitas dan relawan sebagai penggerak kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kehadiran Panti Asuhan Harapan Mulia dalam kegiatan ini sekaligus mencerminkan bahwa kepedulian sosial tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan kemanusiaan, tetapi juga melalui partisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sementara itu, dukungan Pemerintah Kelurahan Mersi dan Bhabinkamtibmas menjadi bagian dari sinergi lintas unsur dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya kebersihan saluran irigasi.
Bersihkan Saluran, Bangun Kesadaran
Selain mengurangi tumpukan sampah, pembersihan saluran irigasi juga menjadi langkah penting untuk membantu menjaga kelancaran aliran air dan mengurangi potensi penyumbatan, terutama saat memasuki musim penghujan.
Namun, keberhasilan menjaga kebersihan saluran irigasi tidak cukup hanya melalui kegiatan kerja bakti. Perubahan perilaku masyarakat, khususnya kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, menjadi faktor utama agar saluran air tidak kembali dipenuhi sampah.
Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berharap semangat gotong royong dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus berlanjut, sekaligus menginspirasi masyarakat di wilayah lain untuk melakukan gerakan serupa.
Aksi bersih saluran irigasi Kalipelus Mersi menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Sebab, lingkungan yang bersih bukan sekadar hasil dari kerja bakti sehari, tetapi buah dari kesadaran dan kepedulian yang dijaga setiap hari.
Ari Septiana











