Kebumen, 2 November 2026 – Polres Kebumen mendorong mahasiswa berperan aktif dalam mencegah perundungan dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus maupun masyarakat. Keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk membangun lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari perilaku negatif.
Pesan tersebut disampaikan melalui kegiatan talk show bertema “Kewaspadaan Dini dalam Rangka Pencegahan Perundungan dan Bahaya Narkoba di Kalangan Anak Muda Kebumen” yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kebumen bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah di Universitas Putra Bangsa (UPB) Kebumen, Jumat (30/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Kebumen AKP Dany Buyung Isyudanto bersama tim hadir sebagai salah satu narasumber. Ia menyampaikan perspektif kepolisian mengenai pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasihumas Polres Kebumen Aiptu Nanang Faulatun D, mewakili Kapolres Kebumen AKBP Rachmad C Yusuf mengatakan, edukasi kepada kalangan mahasiswa perlu terus diperkuat. Mahasiswa memiliki posisi strategis untuk menyampaikan pesan pencegahan kepada lingkungan sekitarnya.
Menurut Aiptu Nanang, upaya mencegah penyalahgunaan narkoba membutuhkan kepedulian dan keterlibatan bersama. Mahasiswa diharapkan mampu mengenali berbagai risiko penyalahgunaan narkoba, memahami dampaknya, serta berani mengambil sikap untuk menghindarinya.
“Polres Kebumen mengajak para mahasiswa untuk menjadi pelopor dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba dan perundungan. Lingkungan kampus harus menjadi tempat yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan generasi muda,” ujar Aiptu Nanang, Senin 2 November 2026.
Ia menambahkan, pencegahan perlu dimulai dari lingkungan terdekat melalui edukasi, kepedulian, serta keberanian melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba maupun tindakan perundungan.
Dalam forum tersebut, mahasiswa juga mendapatkan pemahaman mengenai kewaspadaan dini terhadap persoalan sosial. Materi disampaikan dari sejumlah perspektif, yakni penegakan hukum oleh Polres Kebumen, kewaspadaan nasional oleh Kesbangpol, serta peran organisasi kepemudaan oleh HMI.
Talk show dibuka oleh Hantiyo Seran dari Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah yang mewakili kepala badan. Hadir pula Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanggulangan Konflik Danny Herawan, Ketua Umum HMI Cabang Kebumen Nasikin, serta Rektor UPB Dr. Gunarso Wiwoho. Peserta berasal dari perwakilan sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Kebumen.
Ketua Umum HMI Cabang Kebumen, Nasikin, mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk melahirkan penggerak kampanye pencegahan perundungan dan penyalahgunaan narkoba dari kalangan mahasiswa.
“Tujuan kegiatan ini jelas untuk memunculkan pionir-pionir atau motor of campaign, penggerak dari teman-teman kampus atau mahasiswa di Kabupaten Kebumen agar berinisiatif mencegah terjadinya perundungan dan menghindari narkoba dalam bentuk apa pun,” ujar Nasikin.
Selain itu, Nasikin berharap mahasiswa tidak berhenti sebagai penerima materi edukasi, melainkan turut menyebarluaskan pemahaman dan mengajak lingkungan masing-masing menjauhi perilaku tersebut.
Polres Kebumen mengapresiasi inisiatif kolaborasi antara organisasi mahasiswa, pemerintah, aparat penegak hukum, dan perguruan tinggi tersebut. Sinergisitas berbagai elemen diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan sejak dini sekaligus membangun kesadaran generasi muda untuk ikut menjaga lingkungan sosial yang kondusif di Kabupaten Kebumen.
Redaksi











